Hasil Perhitungan Cepat Pemilu Berdasarkan Cyrus Network dan CSIS : PDIP 18,90%, Golkar 14,30%,Gerindra 11,80%, Demokrat 9,70%, PKB 9,20%, PAN 7,50%, PPP 6,70%, PKS 6,90%, Nasdem 6,90%, Hanura 5,40%, PBB 1,60%, dan PKPI 1,10%....Terima Kasih atas kunjungan Anda Di Web Site Kebajikan ( De 德 )
|
Home » » Dapatkah Menjadi Orang Baik Jika Tidak Mempunyai Uang ?

Dapatkah Menjadi Orang Baik Jika Tidak Mempunyai Uang ?

Written By Kebajikan ( De 德 ) on Selasa, 09 Agustus 2011 | 21.31

Berbuat baik apakah harus mengeluarkan uang ? ( dapatkah menjadi orang baik jika tidak mempunyai uang ) ?

Pada umumnya semua orang jika mendengar perkataan "Amal", maka pikiran yang pertama kali muncul adalah uang. sehingga pada umumnya kebanyakan orang menganggap bahwa dengan mengeluarkan uang barulah terhitung perbuatan amal (perbuatan baik).
Berbuat baik belum tentu harus dengan mengeluarkan uang. jika anda menyumbangkan tenaga anda kepada yang membutuhkannya, mengucapkan kata-kata pujian seseorang dengan setulus hati, tersenyum ramah dan segala bentuk perbuatan baiknya, semua itu termasuk perbuatan baik. oleh sebab itu berbuat baik adalah sangat mudah dan ringan, dimana saja dan kapan saja dapat anda lakukan.

Di bawah ini akan dipaparkan perbuatan baik yang termasuk di dalam ajaran suci:

1. TIDAK MEMBUNUH
Manusia dan hewan tidak dapat dibunuh sembarangan saja, karena mereka pun memiliki Roh. Arti yang terkandung didalam tIdak membunuh ini adalah: kasih sayang yang paling agung diantara sesama makhluk hidup yang didalamnya terkandung keadilan yang tidak memiliki sifat Egoisme (ke-aku-an) juga didalamnya meliputi, perasaan hati yang simpati, kasihan, tidak sampai hati, sikap melindungi kehidupan. 

Apabila kita tidak sampai hati melihat dan menyaksikan hewan-hewan yang berteriak dan tidak berdaya dibawah pisau potong penjagal sehingga menyebabkan kita tidak sampai hati melihat peristiwa yang mengerikan tersebut. maka dapat pula kita bayangkan didalam pikiran kita bila kita dilahirkan sebagai seekor ayam, bebek, lalu leher kita disembelih dan dipenggal, meronta-ronta dengan tubuh yang bercucuran darah, bagaimanakah rasanya perasaan kita? 

Dilihat dari situasi dan keadaan tersebut diatas maka ada yang seseorang itu yang biasanya tidak vegetarian (biasanya makan daging) lalu berubah tiba-tiba menjadi seorang vegetarian, jika hal tersebut dilakukan mungkin saja menemui kesulitan. cara yang dapat anda tempuh adalah dengan perlahan-lahan mengurangi makanan yang mengandung daging, maka hasilnya lama-kelamaan andapun akan menjadi seorang vegetarian.

2. TIDAK MENCURI DAN MERAMPAS YANG BUKAN HAL DAN MILIK KITA. Janganlah pernah mengambil sesuatu yang bukan milik kita, bahkan seutas tali, sepotong kayu, sebuah jarum atau sehelai benang tanpa ijin dari empunya (pemiliknya), misalnya benda milik kepentingan umum seperti; amplop surat, pen, telepon umum dsb. Janganlah kita gunakan hanya untuk kepentingan diri kita sendiri. contohnya : jika ada seseorang yang datang kerumah kawannya, begitu dia sampai kerumah tersebut langsung tanpa basa-basi memakai telepon yang empunya, maka didalam hal tersebut juga termasuk "Mencuri dan Merampas", sebab yang berbuat tanpa minta ijin dulu kepada pemiliknya.

3. TIDAK MELAKUKAN PERBUATAN YANG ASUSILA
Semua bentuk hubungan seksual yang terjadi diluar perkawinan adalah perbuatan "cabul". maka dari itu jadikanlah diri kita sebagai suri tauladan bagi orang lain dan nasehatilah kepada orang-orang disekitar kita akan perbuatan tersebut.

4. TIDAK BERBOHONG ATAU MENGUCAPKAN KATA-KATA YANG TIDAK SENONOH
Tidak omong besar, berbohong, akan tetapi berbohong demi menguntungkan orang lain atau untuk menolong orang, diperbolehkan dan bahkan berjasa dan merupakan perbuatan seorang budiman.

5. TIDAK MENJADI KAKI BOTOL ATAU SEORANG PEMINUM (ALKOHOLIK). Alkohol dapat membuat jiwa sejati kita menjadi kacau. dahulu kala ketika Raja Jau meneguk seteguk arak beliau berseru: "Gara-gara benda ini negara juga akan musnah". seseorang yang mabuk akan alkohol akan kehilangan pikiran sehat dan menimbulkan masalah. mengemudikan kendaraan pada keadaan mabuk, bukan saja membahayakan orang lain juga diri kita sendiri dibuatnya menjadi celaka.

6. TIDAK BERMULUT MANIS
Tidak mengucapkan kata-kata yang tidak ada artinya. tidak mengucapkan pujian-pujian yang tidak sebenarnya. ( Jangan melakukan rayuan gombal, atau mengeluarkan ucapan yang bersifat pelecehan sex ).

7. TIDAK BERMULUT JAHAT
Tidak mengucapkan kata-kata yang dapat menyinggung perasaan orang lain atau menyindir perasaan orang. tidak melakukan sumpahan kepada orang lain.

8. TIDAK BERPERILAKU SEBAGAI ULAR BERKEPALA DUA
Tidak mengadu domba. tidak membuat perselisihan diantara orang lain. bila kita temukan diantara mertua dan menantu yang tidak akur, nasihatilah kedua belah pihak supaya rukun, jangan sekali-kali berpihak pada pihak manapun juga, sehingga situasi menjadi lebih keruh dan kedua belah pihak lebih sulit didamaikan.

9. TIDAK KIKIR DAN TAMAK
Tidak mau memberikan miliknya kepada orang lain disebut "Tamak". Tamak dan Miskin merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, bila anda tamak maka apapun dapat anda lakukan sehingga akhirnya menimbulkan masalah besar dan mungkin harta bendapun terikut habis, bukankah menjadi miskin ? Tamak akan alkohol dan sex akan merusak badan, tamak akan harta benda akan merusak budi pekerti.

10. TIDAK PEMARAH DAN PEMURUNG
Marah adalah perasaan yang timbul akibat kesal! misalnya kesal akan keadaan, kesal dengan orang lain. seseorang yang pemurung adalah akibat dari hatinya yang sering merasa tidak gembira, penuh dengan kekesalan sehingga wajah seseorang itu menjadi muram. Kesemua perasaan tersebut yang timbul dapat merusak hubungan antara sesama manusia dan juga mengakibatkan berbagai macam penyakit, misalnya penyakit jantung, lambung (maag), hati (lever), tekanan darah tinggi dan sebagainya. 

Didalam pengalaman saya, sering saya temukan bahwa dikala seseorang yang sedang sial, meskipun tidak berbuat salah, masih juga dihina orang dan difitnah. Maka sayapun menasehatinya dengan mengatakan bahwa:"Memang nasibmu sedang sial (tidak baik), kemungkinan kamu akan kehilangan harta benda, jatuh sakit keras ataupun musibah lainnya". akan tetapi engkau telah dihina dan difitnah maka terhapuslah musibah-musibah tersebut. oleh sebab itu janganlah engkau bersedih hati, malah engkau harus merasa gembira dan diam-diam berterima kasih kepadaNYA. 

Bersabar (menahan amarah) adalah budi baik yang tersembunyi dan dapat menambah rejeki. Difitnah dan dihina, sedikitpun tidak digubris dan tidak dilawan, hal ini memang tidaklah mudah. seorang teman saya yang sangat murah hati dan sering membantu orang miskin akan tetapi salah satu kelemahannya ialah dia tidak dapat menahan hinaan orang sehingga rumah tangganya tidak harmonis. pada kehidupan kita sehari-hari sering kita lihat pada umumnya beberapa orang sangat tulus hatinya, amal, dia sering membeli bunga-bunga, buah-buahan dan dupa yang paling wangi untuk dipersembahkan kepada para Buddha dan Bodhisattva. 

Akan tetapi mereka tidak menyadari dan memikirkan bahwa yang paling baik untuk para Buddha dan para Bodhisattva bukanlah dengan uang. tapi dengan lubuk hati yang timbul sendiri pada diri kita, yaitu apa yang dikatakan "wajah yang tiada amarah adalah persembahan yang terbaik". 

Bila pada suatu saat wajah kita selalu tersenyum, memperlakukan orang lain dengan tulus hati. bila kita dihina orang lain, maka kita harus bersabar dan berpikir dengan kepala yang dingin tanpa ada sedikitpun perasaan akan membalas (tanpa Amarah): 

"Apakah yang dapat saya berikan kepadanya?" tapi jangan sekali-kali berpikir: " Apa yang dapat dia berikan kepadaku".

Jika didalam kehidupan kita sehari-hari selalu terpikir akan kepentingan orang lain maka didalam hati kita akan timbul suatu perasaan hati yang penuh berterima kasih kepadaNYA, demikian juga terhadap orang yang pernah bersengketa dengan kita maka perasaan dendam dalam hati kita akan lenyap dengan sendirinya dan bahkan timbul perasaan kasih. arti kasih disini ialah memberikan kebahagiaan kepada orang lain dan meringankan penderitaannya. 

Dengan demikian pihak yang bersengketa dengan kita pasti akan merasa terharu dan akan menjadi teman baik. kepada para pasanagn suami-istri yang sering bertengkar karena masalah-masalah kecil, hal ini bukan saja merusak jiwa raga tapi juga jiwa anak-anak mereka. jika diantara mereka semua yang berkeluarga dapat menahan diri masing-masing. maka energi dan waktu dan yang dihamburkan untuk bertengkar digunakan untuk hal-hal yang berguna, bukankah akan tercipta kebahagiaan keluarga dan mempererat hubungan suami istri?

11. BERBAKTI KEPADA ORANG TUA. Pepatah mengatakan "Berbakti kepada orang tua adalah kebaikan teratas dari semua kebaikan". kebanaykan orang berpendapat bahwa dengan mencukupi segala kebutuhan orang tuanya dan memberi semua kebutuhannya yang terbaik sudah termasuk berbakti kepada orang tua, padahal orang semacam ini sudah sangat jarang kita temukan pada masa ini. misalkan saja pada saat anda berada di supermarket, ada orang yang saling bertanya: "manakah hadiah yang paling bagus dan baik untuk anak saya?". akan tetapi jarang sekali kita mendengarkan: "Hadiah apa yang paling bagus untuk papa dan mama saya ?". 

Demikian juga kepada orang yang bila dinasehati oleh orang tuanya dia merasa tidak sabar dan mungkin ada yang melawan kedua orang tuanya, hal yang demikian dapat menyakiti hati kedua orang tuanya. sebaliknya jika sang anak sedang sakit, orang tuanya begitu khawatir dan menjaga sang anak hingga sembuh. oleh karena kasih sayangnya yang tulus sepanjang masa hingga kita tumbuh menjadi seorang manusia, bagaimana kita tidak mau berbakti kepada orang tua kita? 

Kemudian kepada para kaum wanita, bukan saja harus berbakti kepada kedua orangtuanya akan tetapi demikian juga kepada mertuanya. meskipun mertua itu bukan orang tua kandung kita, tapi kita harus ingat suami kita, tumbuh dewasa, semuanya itu adalah karena jasa-jasanya. ada diantaranya beberapa kaum wanita yang sudah berkeluarga mengatakan: "wah, mertua saya sulit dilayani, cerewet dan tidak mau mengerti. padahal hal demikian tidak dapat kita salahkan orang lain..mengapa ? sebabnya:

a. kemungkinan pada masa kelahiranmu dahulu mertuamu itu adalah sanak familimu ataupun teman baikmu. akan tetapi karena sesuatu sebab engkau menganiaya mereka pada masa tersebut. maka pada masa sekarang adalah masa pembalasannya ( jika anda percaya akan hukum karma )

b. Menurut pengalaman saya sebagai seorang peramal, ada saya temukan bahwa bila seseorang itu yang jalan peruntungannya sedang buruk maka kemungkinan terjadi hal-hal yang merugikan secara materiil atau sakit, suami kecantol diluar....dsb. Dan bila pada saat peristiwa tersebut dan keadaanmu dengan mertua sedang buruk, maka ada kalanya musibah tersebut akan hilang, maka sama juga dengan mertuamu yang membebaskannya. oleh sebab itu kita harus bergembira! didalam menghadapi situasi sulit apapun, cara terbaik adalah dengan "Menahan diri" dan "Lemah lembut", ada orang yang dapat menahan diri tapi dia kurang lemah lembut. misalnya pada saat dimarahi mertua, dia berdiam diri, tidak menggubris dan bahkan tidak mau berbicara dengan siapapun. hal tersebut adalah tidak benar. 

Jika semakin dimarah dan dimaki sikap kita semakin ramah kepadanya maka saya yakin pada suatu saat mertuamu akan terharu hatinya. Akibat dari kelakuan berbakti yang kita tunjukkan terhadapnya maka mereka akan merubah sikapnya terhadapmu. Bila engkau seorang yang mengerti akan kitab suci dan selalu membacanya maka engkau doakanlah mereka. 

Berbakti kepada orang tua adalah permulaan dari perbuatan kebaikan, bila hal ini tak dapat engkau lakukan, maka meskipun engkau telah menyumbang harta kekayaanmu jutaan rupiah dan menolong sesamamu yang membutuhkannya semuanya itu adalah sia-sia belaka. Akan tetapi disini sayapun menasehati para mertua, terhadap para menantunya, bersikap dan perlakukanlah selayaknya seperti anak-anakmu. 

Meskipun mereka bukan anak kandungmu, tapi siapa yang tidak sayang kepada cucu-cucu kita?. bila kita mengizinkan cucu-cucu kita berbakti kepada kita, bagaimana tidak kita tidak merasa kasihan dan sayang? bila kita sangat gemar menuduh dan mencurigai orang lain mak rejeki bawaan kita sejak lahir akan pindah kepihak sana.

12. HIDUP RUKUN SESAMA SAUDARA. Diantara sesama saudara kita harus gotong royong. sebagai seorang abang atau kakak kita harus mengalah dan menyayangi adik-adik kita dan sebagai seorang adik kita harus menghormati kakak-kakak kita. Jangan karena demi warisan atau hal-hal kecil lainnya timbul perselisihan dan sampai ke meja hijau (Perkara). Sebenarnya "Warisan" itu ada keanehannya, bila memang engkau tidak bernasib mendapatkannya, janganlah bersusah payah mendapatkannya dan jika engkau berusaha untuk mendapatkannya maka apa yang kamu peroleh akan habis kembali atau hilang. Kadang-kadang akibat dari merebut harta warisan, nama menjadi buruk dan bahkan rumah tangga berantakan.

13. MENGHORMATI YANG LEBIH TUA DAN MENGASIHI YANG LEBIH MUDA. "saya menghormati orang yang lebih tua dari saya seperti orang tua saya dan saya menyayangi anak-anak seperti anak-anak saya". kata-kata tersebut adalah pengutaraan rasa kasih sayang yang penuh cinta kasih kepada semua umat dan gambaran cermin dari hati Bodhisattva. 

Kita juga harus menghormati orang yang telah berusia tua, karena mereka pernah berjasa pada masyarakat dengan memberi perhatian kepada anak-anak karena mereka masih lemah dan butuh bimbingan kepada orang tua yang tidak mempunyai sanak famili, terhadap para janda, orang-orang miskin anak-anak yatim piatu dan sebagainya. 

Berilah mereka bantuan akan materil dan dukungan moril, demikian juga anak-anak karena mereka juga merupakan soko guru masyarakat. Ada juga orang yang ingin terkenal maka demi nafsu pribadinya, demi hobby, menghamburkan uangnya dalam sekejap mata tanpa berkelip, akan tetapi jika diminta sumbangan untuk amal maka mereka sangat pelit sekali. Saya Menghimbau kepada para orang kaya:"Jika engkau kaya dan berkelakuan penuh kasih sayang, prihatin kepada orang-orang susah, maka kekayaanmu akan bertahan lama.

14. JANGANLAH SOMBONG
Sombong terdiri dari dua macam yaitu:

a. Dalam hal kepandaian. menganggap diri sendiri pandai luar biasa, dan tidak memandang sebelah mata pada orang lain. Sering menyindir orang lain. padahal sebenarnya orang yang berkepandaian tinggi mempunyai sifat yang rendah hati dan mau menggunakan semua kepandaiannya kepada masyarakat, untuk mensejahterahkan masyarakat. 

Sedangkan orang yang kepandaiannya hanya setengah sering bangga dan menganggap akan kepandaiannya yang tidak seberapa, dalam pergaulan sangat sombong juga pembicaraannya bagaikan "Tong kosong nyaring bunyinya" dan sering menganggap dirinya sebagai seorang ahli.

b. Dalam hal kekayaan. karena dia lebih kaya sedikit dari orang-orang sekitarnya maka diapun selalu memandang rendah dan sangat angkuh terhadap orang disekitarnya. Dia sangat pelit, uangnya dihamburkan dalam hal makanan, minuman dan bersenang-senang, sehingga tampangnya gendut seperti kintel, rejeki yang didapatkannya digunakan sampai habis, akhirnya diapun bernasib malang. 

Ada juga orang yang mengandalkan pengaruhnya dikalangan pejabat dan memperlakukan orang dengan sewenang-wenang. Akibat dari sifat yang memamerkan kekuatannya bukan saja kedudukannya yang merosot, namanya pun menjadi buruk contohnya Ferdinand Marcos dari Philipina.

15. SETIA KEPADA TUGAS DAN JABATAN
Sebagai seorang atasan harus selalu memberikan perhatiannya kepada bawahannya. Berikanlah mereka gaji yang sewajarnya dan juga dukunagn moril bagi yang memerlukan dan juga sebagai seorang bawahan atau pekerja anda haruslah bekerja dengan sesungguhnya demi atasan anda dan perusahaan dan jangan ada sifat bermalas-malasan. 

Yang sebagai seorang guru, didiklah murid-murid anda semua dengan baik. Sebagai seorang istri uruslah rumah tangga dengan sebaik mungkin. Ada sebagian ibu-ibu rumah tangga yang setiap hari membuat masakan yang serba mewah dan banyak, yang akhirnya tidak termakan habis dan dibuang. 

Hal ini bukan saja pemborosan, juga membuang rejeki, karena rejeki seseorang yang telah ditentukan dan dilahirkan sedemikian rupa (dapat diketahui dari jam kelahiran seseorang) sehingga bila engkau menyia-nyiakannya berarti sama dengan mengurangi rejeki dan umurmu. Maka dari sebab itu kita juga harus bisa jaga diri, masaklah sesuai dengan kebutuhan sehari-hari tanpa berlebihan.

17. DIDIKLAH ANAK-ANAK AGAR MEMPUNYAI HATI YANG PENUH AKAN KASIH
Semua orang tua mengharapkan anak cucunya bisa hidup dengan bahagia. akibatnya dia sendiri rela untuk hidup dengan hemat dan bahkan bersusah untuk mengumpulkan uang, dengan besar harapan uang yang terkumpul banyak tersebut dapat digunakan untuk menjamin kehidupan anak cucunya.

Memang uang ada manfaatnya tapi kita harus pandai menggunakannya. Orang yang tidak pandai menggunakan uang tidak dengan semestinya maka akhirnya tidak saja menjadi budak uang, bahkan berakibat buruk. Maka kita harus pandai menggunakan uang dari segi positifnya. 

Terbukti kebahagiaan tidak dapat dibeli dengan uang. Ada keluarga yang sangat kaya karena uangnya kebanyakan, akibatnya anak cucunya menjadi bermalas-malasan, sehingga menghambat kemajuan mereka, bahkan mencelakakan mereka. saya sering mengajarkan kepada anak-anak saya supaya menjadi seorang yang pengasih dengan sering mau membantu orang lain, memelihara hati nurani mereka dengan baik, menguasai satu atau dua macam kepandaian sebagai bekal mereka hidup, agar supaya mereka kelak dapat menggunakannya dan supaya dapat mengerjakan sesuatu yang baik untuk orang banyak. Dengan prinsip saya ini saya yakin akan berhasil dari pada meninggalkan mereka ratusan juta rupiah dan harta warisan.

18. MENASEHATI ORANG LAIN BERBUAT BAIK.
Memberikan dorongan kepada sanak famili dan teman-teman baik kita, supaya mereka melakukan kebaikan. menjelaskan ajaran-ajaran suci kepada mereka supaya mengerti dan supaya kita sama-sama mengetahuinya. Pada saat berada dijalan raya atau diatas kendaraan umum kita bertemu dengan orang tua renta ataupun anak-anak kecil. jika mereka hendak menyeberang jalan bantulah mereka dan berikan mereka tempat duduk. 

Terhadap penyandang cacat, janganlah kita tertawai, malah berikanlah perhatian kepada mereka dan bantulah mereka.

Beramal adalah yang biasanya kita sebut sebagai perbuatan baik akan
tetapi ruang lingkupnya sangat luas. Beramal tidak mesti harus mengeluarkan uang. 

Dengan sikap kita yang tersenyum, anggukkan kepala tanda menyapa, atau mengucapkan "Halo, selamat pagi" kepada seseorang. Dengan hanya berucap dan memperhatikan orang lain, menghibur mereka dengan kata-kata yang membuat orang lain gembira, semua itu adalah beramal tanpa mengeluarkan uang, jika dengan mulut engkau tidak dapat berbuat sesuai dengan yang diatas, maka dengan hatimulah engkau beramal. Bila engkau melihat orang lain berbuat baik, turut bergembiralah hatimu dan bersyukurlah didalam dirimu sendiri. Tapi jangan sebaliknya engkau menggerutu: "Mengapa engkau begitu kaya hanya menyumbang sedikit saja, dasar pelit". ataupun dalam hatimu menggerutu.

Di bawah ini ada beberapa contoh perbuatan amal yang dapat kita lakukan dalam lingkunagn masyarakat, misalnya menyingkirkan benda-benda yang terletak dijalan raya karena dapat merugikan ataupun membahayakan orang lain, mendapatkan penerangan untuk jalan atau gang yang gelap. membantu menyeberangkan orang tua sewaktu berada di jalan raya, membantu mengatasi kesulitan orang lain, memberi semangat kepada orang lain yang berada dalam ketakutan, mendamaikan orang yang berselisih paham, dan masih banyak lagi perbuatan amal yang dapat kita lakukan kepada masyarakat. 

Yang penting kita ingat bahwa segala perbuatan yang memberikan faedah bagi orang lain adalah merupakan perbuatan amal. Begitu juga kepada ibu-ibu rumah tangga yang tidak bekerja dan tidak memiliki uang bisa melakukan penghematan melalui uang belanjanya setiap hari ataupun dari biaya pembelian baju dari suami, meskipun uang yang terkumpul tidak dapat dikatakan banyak tapi uang tersebut adalah hasil penghematan dari kehidupannya yang susah. bagaimanapun juga jasa pahalanya lebih besar daripada sumbangan yang dilakukan oleh orang kaya. semua perbuatan diatas merupakan perbuatan baik yang tidak membutuhkan uang.

Tetapi jika anda memang mempunyai uang, anda dapat langsung membantu orang-orang yang mengalami kesusahan ataupun yang memerlukan bantuan material dari anda. kemungkinan hal tersebut terjadi karena pada kelahiran yang dahulu anda lebih murah hati dari mereka yang sekarang ini anda bantu, maka sekarang ini anda lebih kaya dari mereka yang anda bantu saat ini.

Didalam pikiran kita harus selalu tertanam bahwa lebih baik membantu orang lain daripada dibantu orang lain. kalau kita selalu mengharapkan bantuan orang lain maka kita akan mendapat kesulitan dalam mencari sesuap nasi. jangan sekali=kali kita beranggapan bahwa penghasilan kita yang sedikit itu akan habis kalau dipakai lagi untuk sumbangan. 

Hal yang patut kita ingat adalah bahwa jasa pahala dari hasil perbuatan amal diukur dari ketulusan hati kita didalam menyumbangkan, bukan dari jumlah yang kita keluarkan. Bila kita masing masing dengan gembira mau mula-mula sedikit dan akhirnya akan menjadi banyak sehingga kita telah dapat menolong orang yang memerlukan bantuan kita. 

sebetulnya kita yang harus berterimakasih kepada mereka yang telah kita tolong, karena bila mereka tidak memerlukan bantuan kita, bagaimana kita dapat menolongnya dan membina budi-pekerti, beramal, dan berjasa? Coba bayangkan, bila setiap orang disekeliling kita hidupnya lumayan, siapakah yang akan dapat kita bantu?
Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2014. Kebajikan (De 德) - All Rights Reserved
Template Created by Kebajikan (De 德) Published by Kebajikan ( De 德 )
Proudly powered by Blogger