Welcome To My Website.......Selamat dan Sukses Atas Pelantikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)Oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara Sebagai Gubernur DKI Jakarta.....Terima Kasih atas kunjungan Anda Di Website Kebajikan ( De 德 )
|
Home » » Li Shiqian, Seorang Perwira Yang Peduli Dan Baik Hati

Li Shiqian, Seorang Perwira Yang Peduli Dan Baik Hati

Written By Kebajikan ( De 德 ) on Kamis, 27 Oktober 2011 | 21.29

Li Shiqian adalah seorang perwira tentara di Wilayah Zhao (sekarang Zhao County di Provinsi Hebei, Cina) selama Dinasti Beiwei (386-534). Meskipun keluarganya kaya, ia hidup hemat. Ia menggunakan uang untuk membantu mereka yang kurang beruntung daripada dia. Sebagai contoh, bila sebuah keluarga tidak mampu pemakaman, ia akan membantu menutupi biaya.

Jika ada dua orang bersaudara yang bertengkar satu sama lain karena pembagian yang tidak merata milik keluarga mereka, maka ia akan mendukung orang yang mendapat bagian paling sedikit. Seringkali, hal ini akan membuat malu saudara-saudaranya dalam mendukung satu sama lain sehingga keharmonisan keluarga bisa dipulihkan.  

Pada suatu waktu, ada seseorang dalam keluarganya yang menangkap pencuri biji-bijian. Dia mencoba menenangkan si pencuri, sambil mengatakan : "Saya pikir Anda mencuri karena keluarga Anda miskin. Sebagai pejabat di daerah ini, saya harus memikul tanggung jawab.." Ia lalu membiarkan pencuri itu pergi dan pria itu kemudian berubah menjadi seorang yang pekerja keras dan rajin sesudah itu. Di lain waktu, beberapa ekor sapi tersesat ke ladang dan makan tanamannya. Dia meminta seseorang untuk membawa kawanan sapi ke tempat yang sejuk dan teduh. kemudian dia mengambil rumput dan memotongnya untuk memberi makan sapi-sapi itu.
 
Selama satu tahun bencana, hasil panen menjadi gagal. Li Shiqian mendistribusikan biji-bijian gandum untuk membantu puluhan ribu orang miskin. Ketika, pada akhir tahun, orang-orang masih tidak dapat mengembalikan gandum kepadanya. Mereka datang ke rumahnya untuk meminta maaf dan meminta perpanjangan waktu enam bulan.  

Li Shiqian berkata, "Surplus gandum keluarga saya harus digunakan untuk membantu orang." Ia membakar bukti penagihan 'surat hutang dan berkata, "Anda semua sudah membayar kembali apa yang anda hutangi. Jadi Anda seharusnya tidak khawatir tentang hal itu lagi."  

Ketika hasil panen tahun itu berhasil, orang-orang bergegas untuk mengembalikan gandum yang telah mereka pinjam, tetapi ia tetap tidak menerima sebutir pun.
 
Beberapa tahun kemudian, bencana lain terjadi dan Li Shiqian kembali mencoba yang terbaik untuk membantu orang untuk menyelamatkan banyak nyawa. Li Shiqian menjadi sakit dan meninggal setelah bertahun-tahun bekerja keras selama tahun kedelapan Kaihuang (588 M) pada dinasti Sui (581-618).  

Puluhan ribu orang datang ke pemakaman dan suara berkabung memenuhi udara. Orang-orang bilang, "Mengapa ia harus mati, sementara kita semua yang dibantunya masih hidup?" Banyak orang membawa hadiah ke pemakaman keluarganya. Istri Li Shiqian tidak menerima apapun dari mereka, dia berkata, "Demi sayangnya pada semua orang, Shiqian hemat sepanjang hidupnya. Dia selalu baik dan bersedia membantu. Dia tidak akan menerima hadiah.. Aku akan melakukan apa yang dia ingin aku lakukan! "
 
Orang Tionghoa memiliki budaya tradisional yang kaya dengan dasar moral yang sehat, dan murni dan jujur. Semangat yang sama yang telah diterangi ribuan tahun sejarah masih terus dan akan berlangsung selamanya. 

Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2014. Kebajikan (De 德) - All Rights Reserved
Template Created by Kebajikan (De 德) Published by Kebajikan ( De 德 )
Proudly powered by Blogger