|
Welcome To My Website Kebajikan (De 德)......KEBAJIKAN ( De 德 ) Mengucapkan Xin Nian Kuai Le (新年快乐) 2571 / 2020...Xīnnián kuàilè, zhù nǐ jiànkāng chángshòu, zhù nǐ hǎo yùn..Mohon Maaf Blog ini masih dalam perbaikan....Dalam era kebebasan informasi sekarang, hendaknya kita dapat lebih bijak memilah, mencerna dan memilih informasi yang akurat. Kami menempatkan kepentingan pembaca sebagai prioritas utama. Semangat kami adalah memberikan kontribusi bagi pembaca agar dapat meningkatkan Etika dan Moral dalam kehidupan serta meningkatkan Cinta kasih tanpa pamrih pada sesama baik dalam lingkup lingkungan sekitar maupun lingkup dunia dan menyajikan keberagaman pandangan kehidupan demi meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap kehidupan. Tanpa dukungan Anda kami bukan siapa-siapa, Terima Kasih atas kunjungan Anda

Jumat, 30 Januari 2015

Update, Tim DVI Berpacu dengan Waktu Identifikasi Jasad Korban AirAsia QZ8501

 

 

KEBAJIKAN ( De 德 ) -  Proses identifikasi jasad korban pesawat AirAsia QZ 8501 yang jatuh di perairan Kalimantan pada Minggu 28 Desember 2014 terus dilakukan oleh Tim DVI Polda Jatim yang bergabung dengan Tim DVI dari beberapa negara sahabat.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri menemui kesulitan dalam proses identifikasi jasad korban penumpang pesawat AirAsia QZ8501, namun Tim DVI terus berupaya mencocokkan data ante mortem keluarga dengan data primer dan sekunder yang melekat di jasad korban. Adapun unsur data yang primer yaitu DNA, sidik jari, rambut, dan komposisi gigi. Data sekunder yang juga bisa menjadi penanda yaitu pakaian, aksesoris dan kartu identitas.

Tercatat hingga memasuki hari ke-34, Jumat (30/1/2015) Tim DVI sudah menerima 74 jasad
(belum termasuk 2 jasad temuan hari ini) korban Pesawat AirAsia QZ8501 di RS Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk diidentifikasi secara mendalam. Dengan rincian sudah ada 60 jasad yang teridentifikasi dan diserahkan pada keluarga. Sehingga masih ada 14 jasad lagi yang belum teridentifikasi.

Berikut data lengkap jasad korban pesawat AirAsia QZ 8501, yang telah berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI setiap jumpa pers di Media Centre Polda Jatim oleh Ketua Tim DVI Polda Jatim Kombespol Budiyono
.

Hari Ke-5 Tim DVI Identifikasi 1 Jasad, Kamis 1/1/2015

1. Hayati Lutfiah Hamid, jenis kelamin Perempuan, usia 40 tahun, warga Sidoarjo Jawa Timur.


Jasad B001, Teridentifikasi dari nama identitas yang masih melekat di pakaian, tanda bekas operasi, dan sidik jari.

Hari Ke-6 Tim DVI Identifikasi 3 Jasad, Jumat 2/1/2015

2. Grayson Herbert Linaksita, jenis kelamin Laki-laki, usia 11 tahun, warga Surabaya.


Jasad B002, Teridentifikasi dari sidik jari dan gigi korban yang sesuai dengan ante mortem keluarganya.

3. Khairunisa Haidar Fauzi, jenis kelamin Perempuan, usia 22 tahun, warga Palembang (Pramugari AirAsia). 


Jasad B004, Teridentifikasi dari sidik jari, gigi, seragam AirAsia dan name tag yang masih melekat di tubuh korban.

4. Kevin Alexander Soetjipto, jenis kelamin Laki-laki, usia 21 tahun, warga Malang.


Jasad B006, Teridentifikasi dari sidik jari dan gigi korban yang sesuai dengan ante mortem keluarganya.

Hari Ke-7 Tim DVI Identifikasi 2 Jasad, Sabtu 3/1/2015

5. Hendra Gunawan Syawal, jenis kelamin Laki-laki, 23 tahun, warga Surabaya.


Jasad B003, Teridentifikasi dari sidik jari gigi, dan kaos bertuliskan angka 5 warna biru, dan kalung yang dipakai korban.

6. The Meiji Thejakusuma, jenis kelamin Perempuan, usia 45 tahun, warga Surabaya.


Jasad B008, Teridentifikasi dari sidik jari dan gigi korban yang sesuai dengan ante mortem keluarganya.

Hari Ke-8 Tim DVI Identifikasi 2 Jasad, Minggu 4/1/2015

7. Jie Stevie Gunawan, jenis kelamin Perempuan, usia 10 tahun, warga Surabaya.


Jasad B015, Teridentifikasi dari primer sidik jari match antara antemortem dan postmortem. Identifikasi sekunder jenis kelamin wanita usia 10 tahun. Properti berdasarkan monitoring CCTV pada saat boarding baju sweater lengan panjang warna merah muda, celana panjang jeans warna biru, dan kaos motif bergaris horizontal dengan gambar Minnie Mouse di bagian depan.

8. Juanita Limantara, jenis kelamin Perempuan, usia 30 tahun, warga Surabaya.


Jasad B016, Teridentifikasi dari primer sidik jari dan gigi identik antara antemortem dan postmortem.
 
9. Wismoyo Ari Pambudi, jenis kelamin Laki-laki, usia 24 tahun, warga Klaten Jawa Tengah (P
ramugara AirAsia).


Jasad B018, Teridentifikasi dari primer dari gigi dan sidik jari match antara antemortem dan postmortem dan tinggi badan 170 cm - 175 cm.

Hari Ke-9 Tim DVI Identifikasi 4 Jasad, Senin 5/1/2015

 
10. Shiane Josal, jenis kelamin Perempuan, usia 45 tahun, warga Makassar. 


Jasad B005, Terindentifikasi dari primer pencocokan DNA dengan bapak dan ibu dan sekunder jenis Properti kaos hitam, jeans biru dongker.

11. Tony Linaksita. jenis kelamin Laki-laki, usia 42 tahun, warga Surabaya. 


Jasad B022, Terindentifikasi dari primer dengan pencocokan sidik jari antemortem dan posmortem.  Properti kemeja putih lengan pendek dan jeans biru. Alamat Surabaya, Jawa Timur.

12. Lim Yan Koen, jenis kelamin Laki-laki, usia 61 tahun, warga Surabaya.  


Jasad B021, Teridentifikasi dari primer dengan odontogram atau gigi antara antemortem dan posmortem. Ditemukan KTP dan SIM A.

13. Yongki Jou, jenis kelamin Laki-laki, usia 53 tahun, warga Surabaya


Jasad B029, Terindentifikasi dari primer dengan pencocokan sidik jari antara antemortem dan posmortem.

Hari Ke-10 Tim DVI Identifikasi 4 Jasad, Selasa 6/1/2015

14. Indra Yulianto, jenis kelamin Laki-laki, usia 51 tahun, warga Probolinggo.  


Jasad B031, Teridentifikasi dari sidik jari jenazah yang sama dengan sidik jari yang ada dalam database e-KTP. Selain itu ada kesamaan antara data CCTV saat korban akan naik pesawat dengan yang melekat di dirinya saat ditemukan.

15. Hindarto Halim, jenis kelamin Laki-laki, usia 61 tahun, warga Surabaya


Jasad B033, Teridentifikasi dari pemeriksaan gigi dan keterangan dari pihak keluarga.

16. Jou Brian Youvito, jenis kelamin Laki-laki, usia 19 tahun, warga Surabaya.  


Jasad B026, Teridentifikasi dari pemeriksaan gigi dan properti yang ada dalam tubuh korban berupa kartu mahasiswa dan kartu ATM.

Hari Ke-11 Tim DVI Identifikasi 8 Jasad, Rabu 7/1/2015

17. Ratna Sri Andriani, jenis kelamin Perempuan, usia 30 tahun, warga Surabaya.

Jasad B007, Teridentifikasi dari pemeriksaan DNA korban, cocok dengan DNA ayahnya. Dari data sekunder properti ditemukan ikat pinggang warna cokelat.

18. Ruth Natalia Made Puspitasari, jenis kelamin Perempuan, usia 26 tahun, warga Blitar, Jawa Timur. 

Jasad B010, Teridentifikasi berdasarkan DNA korban, cocok dengan DNA ayah kandungnya. Berdasarkan data gigi. 

19. Jou Christine Yuanita, jenis kelamin Perempuan, usia 62 tahun, warga Surabaya

Jasad B011, Teridentifikasi berdasarkan data primer sampel sisir di rumah korban, identik dengan DNA korban. 

20. Soetikno Sia, jenis kelamin Laki-laki, usia 60 tahun, warga Surabaya.  

Jasad B012, Teridentifikasi dari data primer identik dengan sampel sikat gigi korban dengan DNA-nya.

21. Rudy Soetjipto, jenis kelamin Laki-laki, usia 54 tahun, warga Malang.  

Jasad B023, Teridentifikasi berdasarkan data primer seperti foto gigi dan sidik jari, ditambah kesamaan jenis kelamin dan usia.

22. Nico Giovani, jenis kelamin Laki-laki, usia 17 tahun, warga Surabaya.  

Jasad B017, Teridentifikasi berdasarkan metode primer. Cocok dengan rekam medis gigi sama dengan data antemortem dan postmortem. Serta dari data properti yang masih melekat terdapat kaus warna kuning, sepatu dan kaos kaki yang dipakai korban sebelum berangkat naik Pesawat AirAsia QZ8501. 

23. Indah Juliansih, jenis kelamin Perempuan, usia 44 tahun, warga Surabaya.  

Jasad B014, Teridentifikasi berdasarkan Metode identifikasi seperti data gigi, properti kalung berinisial L yang digunakan korban sebelum berangkat naik Pesawat AirAsia QZ8501. 

24. Stephanie Yulianto, jenis kelamin Perempuan, usia 14 tahun, warga Probolinggi, Jawa Timur. 

Jasad B032, Teridentifikasi dari data identifikasi primer gigi cocok dengan DNA korban. Dari data properti seperti kalung dan kaus dari keluarga.

Hari Ke-12 Tim DVI Identifikasi 1 Jasad, Kamis 8/1/2015 

25. Djoko Suseno, jenis kelamin Laki-laki, usia 43 tahun, warga Sidoarjo, Jawa Timur.

Jasad B025, Terindentifikasi dari kecocokan data post mortem dengan antem mortem berdasarkan cara primer yakni melalui sidik jari, serta data sekunder melalui pemeriksaan antropologi ditemukan kesamaan jenis kelamin dan usia jenazah.

Hari Ke-13 Tim DVI Identifikasi 2 Jasad, Jumat 9/1/2015 

26. Martinus Djomi, jenis kelamin Laki-laki, usia 27 tahun, warga Surabaya.
 


Jasad B009, Terindentifikasi dari pemeriksaan primer atau mengdentifikasi DNA. Terdapat kecocokan dengan kedua orang tuanya (ibu dan ayah),  pemeriksaan sekunder yang ada temuan kesamaan medis dari jenis kelamin dengan usia, lalu diperkuat lagi sama properti korban seperti di jarinya terdapat cincin kawin bertuliskan (Ria) nama istri.

27. Marwin Sholeh, jenis kelamin Laki-laki, usia 50 tahun, warga Tulungagung, Jawa Timur. 

Jasad B020, Terindentifikasi dari pemeriksaan DNA korban dengan data pembanding anak kandungnya, ditambah pemeriksaan sekunder temuan medis jenis kelamin dan usia. Properti yang ditemukan masih melekat adalah kartu identitas yaitu KTP dan SIM A dan SIM C.

Hari Ke-14 Tim DVI Identifikasi 2 Jasad, Sabtu 10/1/2015 

28. Justin Giofanny, jenis kelamin Laki-laki, usia 27 tahun, warga Surabaya

Jasad B019, Terindentifikasi dari perbandingan kecocokan data primer dengan DNA ibu korban yang juga merupakan korban pesawat AirAsia.

29. Susandhini Liman, jenis kelamin Perempuan, usia 38 tahun, warga Malang. 

Jasad B041, Terindentifikasi dari perbandingan kecocokan data primer berupa dental record dengan foto ante mortem. Hasil itu diperkuat oleh data sekunder berupa hasil antrophologi dengan hasil uji post mortem.

Hari Ke-15 Tim DVI Identifikasi 3 Jasad, Minggu 11/1/2015 

30. Vera Chandra Kho, jenis kelamin Perempuan, usia 19 tahun, warga Tarakan Tengah. 

Jasad B037, Terindentifikasi dari menempuh langkah dengan menghubungi dokter gigi korban semasa hidup ke Tarakan Tengah. Dari hasil dental record-nya dinilai memiliki kesamaan primer berupa data gigi yang cocok dengan antemortem dan postmortem. Selain itu didukung dengan properti berupa anting-anting korban yang sama persis dibuat identik dengan milik adik korban.

31. Kyung Hwa Lee, jenis kelamin Perempuan, usia 34 tahun, warga Korea Selatan.

Jasad B047, Terindentifikasi dari kecocokan data secara primer berupa temuan tambalan gigi berbahan emas. Selain persamaan data medis, properti identik yang digunakan pada B047 jasad ini ialah menggunakan bra menyusui.

32. Seongbeom Park, jenis kelamin Laki-laki, usia 37 tahun, warga Korea Selatan.

Jasad B048, Terindentifikasi dari kecocokan data secara primer berupa temuan tambalan gigi berbahan emas. Selain persamaan data medis, properti identik yang digunakan pada B048 memakai baby carrier. 

Sekadar diketahui, di pesawat tersebut ada 3 warga Korsel yaitu jenazah dengan nomor B047 dan B048 berdasarkan data manifes mereka adalah pasangan suami istri dan anak mereka yang masih bayi tidak ditemukan. Berdasarkan Rekaman CCTV sebelum keberangkatan pesawat di Terminal 2 International Bandara Juanda ikut memperkuat hasil identifikasi pada dua jenazah ini. 

Hari Ke-16 Tim DVI Identifikasi 2 Jasad, Senin 12/1/2015

33. Elisabeth Youvita atau di KTP bernama Jou Elizabeth Youvita, jenis kelamin perempuan, usia 20 tahun, warga Surabaya.  

Jasad B030, kondisinya tidak sebagus yang kita inginkan, namun Terindentifikasi dari uji primer berupa rekam gigi dan analisa properti cocok seperti pernyataan dari keluarga korban. Setelah ditelusuri melalui rekaman CCTV, korban yang saat itu mengenakan kaos merah itu dinyatakan sesuai dengan data ante mortem dan post mortem.

34. David Gunawan, jenis kelamin Laki-laki, usia 37 tahun, warga Surabaya. 

Jasad B043, Terindentifikasi dari Akurat secara primer melalui sidik jari12 papiler yang dianggap cocok. Data itu juga diperkuat oleh data sekunder, medis usia dan properti berupa rekaman CCTV, dimana sebelum korban berangkat diketahui memakai ikat pinggang dengan merk Louis Vuitton.

Hari Ke-17 Tim DVI Identifikasi 2 Jasad, Selasa 13/1/2015

35. Oscar De Sano, jenis kelamin Laki-laki, usia 27 tahun, warga Jakarta. (Pramugara AirAsia)

Jasad B024, Teridentifikasi dari metode primer yang dicocokan DNA dengan pembanding ayah dan ibu korban. Dari data gigi ada kesamaan signifikan hasil pemeriksaan rontgen dan pemeriksaan gigi jenazah juga matching ditambah diperkuat pemeriksaan skunder pemeriksaan antropologi didapatkan jenis kelamin dan tinggi badan

36. Yuni Astuti , jenis kelamin Perempuan, usia 40 tahun, warga Blitar. 

Jasad B039, Teridentifikasi berdasarkan metode identifikasi primer terjadi kecocokan DNA dengan dua anak kandung dari korban yang diiperkuat dengan properti sesuai gambar CCTV dan juga anting yang masih melekat sama dengan informasi anak kandung korban.

Hari Ke-18 Tim DVI Identifikasi 2 Jasad, Rabu 14/1/2015

37. Christanto Leoma Hutama, jenis kelamin Laki-laki, usia 22 tahun, warga Tulungagung, Jawa Timur.

Jasad B034, Teridentifikasi dari pemeriksaan medis dan antropologi dari Tahi lalat dua buah di lengan kanan, juga dibantu dengan properti yang melekat padanya dan dicocokkan dengan CCTV di Bandara Juanda, tampak memakai kaos warna oranye dengan gambar logo tertentu dan celana pendek warna hitam selutut. Sesuai dengan keterangan adik korban sebelum korban berangkat.

Kondisi jasad Christanto cukup menyulitkan proses identifikasi. Sidik jari maupun gigi korban sudah tidak ditemukan. Akhirnya, Christanto bisa dikenali dari pemeriksaan medis dan antropologi. Tim menemukan tanda lahir yang akhirnya membantu proses identifikasi.
 

38. Jie Stevanie Gunawan, jenis kelamin Perempuan, usia 21 tahun, warga Surabaya.

Jasad B038, Teridentifikasi berdasarkan dari pemeriksaan metode primer ditemukan kecocokan DNA dengan profil DNA ibu kandung (The Meiji Tedjakusuma) dan teridentifikasi dari metode primer dari pemeriksaan gigi. Selain metode primer juga berdasarkan antropologi, usia jenis kelamin, dan tinggi badan identik serta properti bra merek tertentu yang melekat ditubuh korban.
 
Properti yang digunakan korban sesuai hasil analisa CCTV memakai kaos warna yang sama sesuai pada jasad korban dan korban juga dikenal menyukai dan mengoleksi merek bra tertentu. Dari keterangan paman korban, Jie Stevanie memang senang mengoleksi bra dengan merek tertentu.


Hari Ke-19 Tim DVI Identifikasi 1 Jasad, Kamis 15/1/2015

39. Cindy Clarissa Soetjipto, jenis kelamin Perempuan, usia 15 tahun, warga Malang.  

Jasad B019, Teridentifikasi berdasarkan dari metode pemeriksaan primer menggunakan sampel gigi, berkat kerja sama dari tim dokter gigi dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) yang dilibatkan, sehingga bisa dipastikan ada kecocokan antara data matching ante mortem dan post mortem.

Properti berupa pakaian dan celana yang dikenakan saat akan berangkat, sama seperti yang dilihat dari analisa CCTV saat dia berada di bandara. 

Hari Ke-20 Tim DVI Identifikasi 1 Jasad, Jumat 16/1/2015

40. The Darmaji, jenis kelamin Laki-laki, usia 67 tahun, warga Malang

Jasad B042, Teridentifikasi dari ditemukannya bekas luka operasi di perut korban, karena dari metode primer tidak ditemukan kesamaan baik fingerprint, gigi dan DNA yang udah rusak. Sementara dari pemeriksaan sekunder, ditemukan kesamaan signifikan baik informasi dari ante mortem dan post mortem, seperti jenis kelamin, usia dan tinggi badan. 
  
Hari Ke-21 Tim DVI Identifikasi 5 Jasad, Sabtu 17/1/2015

41. Sesa Adi Krisputra, jenis kelamin Laki-laki, usia 15 tahun, warga Pasuruan.

Jasad B035, Teridentifikasi dari melalui DNA dengan pembanding kaos korban, kemudian data sekunder temuan jenis kelamin dan usia ternyata identik, serta pantauan kamera tersembunyi di bandara.

42. Bob Hartanto Wijaya, jenis kelamin Laki-laki, usia 25 tahun, warga Malang.

Jasad B036, Teridentifikasi dari menggunakan DNA dengan pembanding topi korban, ditambah dengan metode primer berupa pemeriksaan gigi dan tinggi badan serta properti berupa kaos dan celana.

43. Yenni Soewono, jenis kelamin Perempuan, usia 38 tahun, warga Surabaya.

Jasad B027, Teridentifikasi dari metode pemeriksaan DNA dengan pembanding ikat rambut korban, beserta metode primer berupa pemeriksaan gigi yang ternyata identik dengan data "post mortem" maupun "Ante mortem". Data ini diperkuat dengan jenis kelamin dan usia korban, serta adanya bekas luka operasi sesar korban, ditambah adanya rekaman CCTV di bandara.

44. Albertus Eka Surya Yulianto, jenis kelamin Laki-laki, usia 10 tahun, warga Probolingo.

Jasad B040, Teridentifikasi dari adanya kesamaan antara foto dental korban pernah melakukan pemeriksaan gigi sebelumnya dan dinyatakan identik dengan "post mortem" dan "ante mortem". Hasil pemeriksaan primer sidik jari juga ditemukan kesesuaian 15 titik kapiler, diperkuat lagi dengan properti kaos yang ternyata dikenali keluarga korban.

45. Kosuma Chandra Kho, jenis kelamin Laki-laki, usia 55 tahun, warga Tarakan.

Jasad B046, Teridentifikasi dari menggunakan DNA dengan pembanding anak korban dan pemeriksaan medis usia dan tinggi badan serta properti berupa pakaian.


Hari Ke-22 Tim DVI Tak Berhasil Identifikasi Jasad, Minggu 18/1/2015

Proses rekonsiliasi saat ini mengalami kesulitan, sebab kondisi jasad rata-rata sudah rusak, sehingga pemeriksaan post mortem mengalami kesulitan. Terutama korban yang menggunakan properti palsu. Maka, tim DVI harus menunggu data pendukung lainnya, untuk bisa mengidentifikasi korban.

Hari Ke-23 Tim DVI Tak Berhasil Identifikasi Jasad, Senin 19/1/2015

Tim DVI belum belum bisa menemukan titik temu dalam pemeriksaan korban yang terkandung di dalam data ante mortem dan post mortem yang belum lengkap. Alhasil, Tim DVI perlu menggali lebih dalam lagi atas data-data tersebut.  Walaupun demikian, Tim DVI akan bekerja semaksimal mungkin untuk dapat mengungkap identitas jasad yang tersisa delapan orang.
 

Enam jasad yang lama terdiri dari tiga jasad pria dan tiga jasad wanita berlabel B028, B044, B045, B049, B050 dan B051. Dua jasad yang baru tiba hari ini, masih dalam kondisi utuh, berjenis kelamin pria dan wanita. Walaupun sudah dua hari Identifikasi korban nihil, namun Keluarga masih tetap sabar dan setia mendatangi posko tim DVI di Polda Jatim, Surabaya, Jatim.

Hari Ke-24 Tim DVI Berhasil Identifikasi 1 Jasad, Selasa 20/1/2015

46. Andreas Wijaya, jenis kelamin Laki-laki, usia 32 tahun, warga Surabaya.

Jasad B045, Teridentifikasi berkat tertawa difoto semasa hidupnya. Awalnya tim tak menemukan foto rontgen pada data gigi antemortem, sehingga fotonya semasa hidup diteliti secara detail, maka menemukan foto rontgen pada data gigi antemortemterlihat ada kelainan gigi yang dimilikinya yaitu gigi taring kiri bawah berotasi terbalik. 

Pemeriksaan primer DNA dengan bapak dan ibu kandung korban. Analisa DNA juga diperkuat dengan pemeriksaan sekunder dari medis dan antropologis korban, serta kecocokan jenis kelamin dan tinggi badan di data antemortem dan postmortem.

Hari Ke-25 Tim DVI Berhasil Identifikasi 1 Jasad, Rabu 21/1/2015

47. David Hartono, jenis kelamin Laki-laki, usia 23 tahun, warga Nusa Tenggara Timur.

Jasad B052, Teridentifikasi melalui metode primer juga sekunder. Tim DVI juga menggunakan teknik superimpose yang mencocokkan kerangka gigi David dengan menyamakan foto korban semasa hidupnya. Sementara dari data sekunder, ditemukan tato bergambar barong bali di bagian lengan kirinya.

Selain itu, ditemukan properti yang dipakai yaitu gelang merek Louis Vuitton (LV) yang dicocokkan dengan analisa CCTV saat berada di Bandara Juanda dan
diperkuat lagi dengan pemeriksaan medis dan antropologi yang meliputi usia, jenis kelamin, tinggi badan.

Hari Ke-26 Tim DVI Tak Berhasil Identifikasi Jasad, Kamis 22/1/2015

Tim DVI Polda Jawa Timur hari ini belum berhasil mengidentifikasi 6 jenazah yang berada di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya. Karena Tim DVI belum menemukan data ante mortem yang cocok dengan data post mortem. Untuk itu, tim akan terus mencari data pembanding ke para keluarga korban, karena masih terus didalami untuk memastikan. 

Enam jasad yang belum teridentifikasi terdiri dari dua jasad pria dan empat jasad wanita berlabel B028, B044, B049, B050, B051,dan B053. 

Sementara itu hari ini ditemukan 6 jasad yaitu 4 laki-laki dan 2 perempuan dalam main body pesawat AirAsia dan sudah berada di Pangkalan Bun. Empat Jenazah tiba pada pukul 13.30 WIB dan 2 jenazah berikutnya tiba pada pukul 14.20 WIB. 


Rencananya, keenam jasad akan diterbangkan dengan pesawat ke Surabaya untuk proses identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara, namun hingga saat ini belum diketahui, kapan akan diterbangkan ke Surabaya.


Hari Ke-27 Tim DVI Berhasil Identifikasi 3 Jasad, Jumat 23/1/2015  

48. Naura Kanita Rosada Suseno, jenis kelamin Perempuan, usia 9 tahun, warga Surabaya.

Jasad B049, Teridentifikasi dari pemeriksaan DNA dengan pembanding ibu kandung korban, Hayati Lutfiah Hamid yang juga menjadi korban pesawat, hasilnya matching. Didukung dengan temuan medis dan antropologi yaitu jenis kelamin, tinggi badan dan usia. 

49. Susiah, jenis kelamin Perempuan, usia 40 tahun, warga Kediri.

Jasad B050, Teridentifikasi dari kecocokan dengan DNA pembandingnya anak kandung korban, juga didukung pemeriksaan skunder berupa properti yang sama persis dengan analisa CCTV, yaitu korban mengenakan kaos lengan pendek warna pink dan celana jins biru.

Juga diperkuat dengan pemeriksaan gigi. Korban memakai gigi palsu pada rahang atas bagian depan. Ada lebih empat gigi palsu. Diperkuat juga dengan temuan medis dan antropologinya, yang sesuai dengan jenis kelamin dan usia.
 
50. Susilo Utomo, jenis kelamin Laki-laki, usia 46 tahun, warga Surabaya.

Jasad B051, Teridentifikasi dari pemeriksaan DNA pembanding anak kandung, diperkuat data skunder medis dan antropologi, serta properti sesuai analisa CCTV,

Sementara itu hari ini ditemukan 6 jasad lagi, yaitu 2 laki-laki dan 4 perempuan sehingga total menjadi 12 jasad dengan yang kemarin ditemukan. 10 jasad sudah diterbangkan dengan pesawat ke Surabaya untuk proses identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara, tinggal 2 jasad lagi yang masih berada di Pangkalan Bun.

Hari Ke-28 Tim DVI Tak Berhasil Identifikasi Jasad, Sabtu 24/1/2015

Tim DVI Polda Jawa Timur hari ini belum berhasil mengidentifikasi 3 jenazah yang berada di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, karena ketiga jasad masih dalam proses pendalaman yang terdiri dari dua jasad permpuan dan satu jasad pria berlabel  B028, B044, dan B053. Sedangkan untuk 10 jasad yang tiba kemarin, masih dilakukan pemeriksaan.
 

Sementara itu hari ini ditemukan 4 jasad lagi, yaitu 1 laki-laki dan 3 perempuan. Kemarin sisa 2 jasad lagi sehingga total menjadi 6 jasad langsung dikirim ke Surabaya.

Hari Ke-29 Tim DVI Berhasil Identifikasi 2 Jasad, Minggu 25/1/2015

51. Herumanto Tanus, jenis kelamin Laki-laki, usia 44 tahun, warga Surabaya.  

Jasad B054, Teridentifikasi berdasarkan data primer yaitu pemeriksaan gigi yang terdapat kecocokkan antara data post mortem dengan ante mortem. Pencocokkan dengan dental record dari dokter gigi yang pernah menangani perawatan gigi korban semasa hidup.

52. Lia Sari, jenis kelamin Perempuan, usia 36 tahun, warga Mojokerto.


Jasad B062, Teridentifikasi dari metode primer pemeriksaan gigi. Sedangkan metode sekunder berdasarkan property yang dipakainya baju dan celana panjang yang sama persis dengan pemeriksaan dari hasil CCTV. Juga berdasarkan data medis dan antropologi berupa usia, jenis kelamin dan tinggi badan sama persis dengan korban.
 

Hari Ke-30 Tim DVI Berhasil Identifikasi 2 Jasad, Senin 26/1/2015

53. Djarot Biantoro, jenis kelamin Laki-laki, usia 56 tahun, warga Malang.

Jasad B066, Teridentifikasi berdasarkan dari metode primer gigi yang cocok dengan data dental record yang telah diserahkan oleh dokter gigi yang pernah merawat gigi korban.
Dari keterangan keluarga, korban mempunyai tato gambar bunga di lengan tangan dan masih melekat di tubuh. Berdasarkan data antropologi diketahui jenis kelamin, usia dan tinggi badan. Serta dari properti terdapat jam tangan merek Rolex yang juga masih melekat pada tangan korban. 

54. Wanti Setiawati, jenis kelamin Perempuan, usia 30 tahun, warga Bandung (Pramugari AirAsia).

Jasad B068, Teridentifikasi melalui dari metode pemeriksaan primer gigi yang cocok antara foto gigi korban dengan panoramik foto korban. Berdasarkan data antropologi diketahui jenis kelamin, usia, serta tinggi badan korban.

Hari Ke-31 Tim DVI Berhasil Identifikasi 1 Jasad, Selasa 27/1/2015

55. Prawira Harja Subagio, jenis kelamin Laki-laki, usia 31 tahun, warga Sidoarjo.

Jasad B067, Teridentifikasi berdasarkan dari pemeriksaan gigi pada post mortem cocok dengan data gigi korban semasa hidup ada cetakan yang didapat dari dokter gigi yang pernah melakukan pemeriksaan.hingga ditemukan bekas luka pada tulang klavikula.

Selain itu, berdasarkan temuan medis bahwa korban pernah mengalami luka di bagian tulang klavikula (tulang selangka) sisi kiri, yang sesuai dengan informasi dari keluarganya, bahwa tulang klavikula dipasang plate dan screw.  Metode sekunder melalui property ditemukan kalung liontin dan cocok dengan analisa CCTV bandara.

Sementara itu hari ini ada kiriman 1 jasad lagi dari Pangkalan Bun yang telah dikirimkan ke Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya. Operasi pencarian dan evakuasi korban serta badan pesawat AirAsia QZ8501 akhirnya dihentikan di hari ke-31, yang berlaku sejak hari ini, Selasa 27 Januari 2015. 
 
Hari Ke-32 Tim DVI Berhasil Identifikasi 1 Jasad, Rabu 28/1/2015

56. Marianne Claudia Ardhi, jenis kelamin Perempuan, usia 11 tahun, warga Surabaya.


Jasad B053, Teridentifikasi berdasarkan dari metode primer yaitu pemeriksaan DNA dengan pembandingnya adalah baju seragam korban yang belum sempat dicuci. Yang diperkuat dengan dukungan teknik foto kepala korban dengan foto semasa hidup dan hasilnya identik. Serta diperkuat data medis dan antropologi dan properti yang masih terpakai oleh korban yaitu celana panjang warna crem sama juga dengan analisa dari CCTV. 

Hari Ke-33 Tim DVI Berhasil Identifikasi 1 Jasad, Kamis 29/1/2015

57. Jimmy Sentosa Winata Oei, jenis kelamin Laki-laki, usia 60 tahun, warga Surabaya.


Jasad B064, Teridentifikasi berdasarkan dari metode primer berupa pemeriksaan gigi. Katanya, ada kecocokan dari dental record gigi korban yang diperoleh dari dokter yang pernah merawat korban semasa hidup.

Yang diperkuat dengan metode sekunder yakni berupa properti yang dianalisa dengan CCTV juga cocok dengan informasi yang disampaikan keluarganya yakni, korban memakai baju dan celana warnanya sama. Serta pemeriksaan medis dan antropologi terdapat kecocokan jenis kelamin, usia, dan tinggi badan.

Sementara itu, Rabu, 28/1 dua jasad yang ditemukan oleh nelayan di perairan Majene, Sulawesi Barat sudah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya pagi tadi Kamis 29/1, sedang dilakukan pemeriksaan post mortem.
Hari Ke-34 Tim DVI Berhasil Identifikasi 3 Jasad, Jumat 30/1/2015

58. Gusti Ayu Made Keisha, jenis kelamin Perempuan, usia 10 tahun, warga Malang.
Jasad B055, Teridentifikasi berdasarkan dari menggunakan metode primer pemeriksaan DNA dengan data pembanding dari DNA pakaian dalam korban yang identik 100 persen. Selain itu, didukung dengan metode sekunder berupa medis antropologi. Serta hasil analisa CCTV di Bandara Juanda, korban terekam mengenakan kaos lengan pendek dan sama dengan yang ada di tubuh jenazah

59. Yasmin Rose Ann Santiago, jenis kelamin Perempuan usia 15 tahun, warga Pasuruan.
Jasad B056, Teridentifikasi berdasarkan dari menggunakan metode primer pemriksaan DNA dengan pembanding dari ayah kandung korban. Serta didukung properti yang melekat di tubuh korban seperti pakaian kaos warna pink yang ada tulisannya 'Love Paris'.
Dari teknis super inpus ditemukan kecocokkan dengan foto korban semasa hidup. Garis dan titik-titik wajah seperti mata, mulut, hidung, klop dengan foto korban, serta metode sekunder juga cocok berdasarkan data antropologi.

60. Gusti Ayu Putriyana Permata, jenis kelamin Perempuan, usia 16 tahun, warga Sidoarjo.
Jasad B057, Teridentifikasi berdasarkan dari menggunakan metode primer pemeriksaan DNA korban yang dibandingkan dengan DNA dari sampel pakaian dalam korban.

Sedangkan metode sekunder yakni pemeriksaan antropologi dan properti pakaian korban kaos lengan panjang warna biru sama persis dengan analisa CCTV.
Sementara itu Kamis 29/1, dua jasad yang kembali ditemukan nelayan di perairan Majene, Sulawesi Barat sudah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya.
 
Hari ini, Jumat 30/1 ditemukan 2 jasad lagi, satu di perairan Majene, Sulawesi Barat dan satu lagi di perairan Pinrang, Sulawesi Selatan. 
 
Semoga proses Identifikasi jasad berlangsung cepat, sehingga para keluarga yang menunggu jasad sanak saudaranya bisa segera membawanya pulang untuk dikebumikan. Salam kebajikan.

Tidak ada komentar:
Write komentar