|
Welcome To My Website Kebajikan (De 德)......KEBAJIKAN ( De 德 ) Mengucapkan Xin Nian Kuai Le (新年快乐) 2571 / 2020...Xīnnián kuàilè, zhù nǐ jiànkāng chángshòu, zhù nǐ hǎo yùn..Mohon Maaf Blog ini masih dalam perbaikan....Dalam era kebebasan informasi sekarang, hendaknya kita dapat lebih bijak memilah, mencerna dan memilih informasi yang akurat. Kami menempatkan kepentingan pembaca sebagai prioritas utama. Semangat kami adalah memberikan kontribusi bagi pembaca agar dapat meningkatkan Etika dan Moral dalam kehidupan serta meningkatkan Cinta kasih tanpa pamrih pada sesama baik dalam lingkup lingkungan sekitar maupun lingkup dunia dan menyajikan keberagaman pandangan kehidupan demi meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap kehidupan. Tanpa dukungan Anda kami bukan siapa-siapa, Terima Kasih atas kunjungan Anda

Jumat, 17 April 2015

Inspirasi Surat Pengunduran Guru Wanita yang Hebohkan Dunia Media Sosial

 


KEBAJIKAN (De 德) -  Sebuah surat pengunduran diri wanita asal Tiongkok ini telah menjadi inspirasi sehingga menghebohkan media sosial Tiongkok karena jadi topik pembicaraan hangat setelah salah seorang temannya mengunggah ke media sosial. Mengapa?
 

Gu Shao Qiang, nama wanita tersebut, menulis tangan surat pengunduran dirinya. Bukan karena ditulis tangan atapun tulisan tangan Gu yang bagus yang membuat surat pengunduran diri tersebut ramai dibicarakan. Tapi, isi surat pengunduran yang ditulisnya.

Jika kebanyakan surat pengunduran diri ditulis dalam kalimat dan bahasa yang formal, lain halnya dengan Gu. Wanita yang telah lebih dari 10 tahun berprofesi sebagai guru di sebuah sekolah Henan Experimental High School, Tiongkok, dikutip dari straitstimes.com.

Surat pengunduran diri
“Dunia ini begitu luas. Saya ingin pergi keluar untuk melihatnya,” begitulah isi surat Shaoqiang.
 

Surat pengunduran diri yang ditulisnya, memang terbilang sangat unik. Wanita yang merupakan seorang psikolog pendidikan yang lulus dari Henan Normal University tahun 2004 lalu itu, tampaknya memang begitu jujur dalam mengungkapkan isi hatinya. Ia tidak menulis surat yang panjang untuk berhenti dari pekerjaannya. Cukup dengan beberapa kata saja, tapi memiliki makna yang sangat dalam.

Surat tertanggal 13 April itu bocor setelah
surat tersebut diunggah oleh seorang rekan kerja Shaoqiang yang diposting secara online pada hari Selasa. Postingan itu segera beredar di media sosial Tiongkok, dan disebarkan oleh media resmi, seperti Xinhua dan Harian Rakyat. Kabarnya pihak sekolah tempatnya bekerja sudah mengabulkan pengunduran diri Shaoqiang. 

"Mengundurkan diri adalah keputusan pribadi saya," kata Shaoqiang. "Saya tak mau diwawancarai tentang hal ini. Saya hanya ingin melanjutkan kehidupan saya yang tenang," imbuhnya.

Shaoqiang mengatakan sama sekali tak menyangka kalau surat tersebut jadi perbincangan dan berita utama di media sosial, padahal dia hanya ingin melihat dunia luas selama dia masih mampu untuk melakukannya.


"Sudah lama saya ingin hidup sederhana. Saya berharap tak ada lagi orang yang bertanya tentang surat itu lagi atau menyebutkan perihal ini lagi. Ini tak lebih dari sekadar putusan saya pribadi," papar Shaoqiang.

Tampaknya keputusan Shaoqiang mengundurkan diri disayangkan oleh mantan muridnya. Salah satu murid lulusan yang pernah diajar oleh Shaoqiang berkata kalau cara mengajar Shaoqiang itu mudah dipahami sekaligus mendalam. 

Well, setiap orang memang punya pilihan hidupnya sendiri. Termasuk membuat keputusan dalam hal karier dan mengejar impian.

Banyak pengguna Weibo (Jejaring sosial yang populer di Tiongkok) yang memuji dan mengomentari isi surat pengunduran dirinya itu karena kesederhanaannya tapi penuh makna, juga memperlihatkan perilaku yang tak gentar tersebut.

Salah satunya mengomentari kalau surat resign Shaoqiang ini benar-benar keren, terlihat sekali kalau si penulis benar-benar bertekad untuk mengejar impiannya. Salam kebajikan

Tidak ada komentar:
Write komentar