|
Welcome To My Website Kebajikan (De 德)..Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H....Dalam era kebebasan informasi sekarang, hendaknya kita dapat lebih bijak memilah, mencerna dan memilih informasi yang akurat. Kami menempatkan kepentingan pembaca sebagai prioritas utama. Semangat kami adalah memberikan kontribusi bagi pembaca agar dapat meningkatkan Etika dan Moral dalam kehidupan serta meningkatkan Cinta kasih tanpa pamrih pada sesama baik dalam lingkup lingkungan sekitar maupun lingkup dunia dan menyajikan keberagaman pandangan kehidupan demi meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap kehidupan. Tanpa dukungan Anda kami bukan siapa-siapa, Terima Kasih atas kunjungan Anda
Home » » Pesan dari Seorang Ayah untuk Anaknya

Pesan dari Seorang Ayah untuk Anaknya

Written By Kebajikan ( De 德 ) on Sabtu, 29 Oktober 2016 | 15.35


KEBAJIKAN ( De 德 ) -  Ini adalah pesan dari seorang penyiar radio Hongkong terkenal untuk anaknya, dan tulisan pesan ini pun seketika menjad viral di internet, banyak orang tua anak-anak yang tersentuh setelah membaca isi pesan itu. Isi pesan tersebut tidak hanya sangat inspiratif bagi anak-anak yang membacanya, tapi juga cocok untuk semua orang ! Meski ringkas, tapi mengandung pandangan yang mendalam tentang kehidupan, dan cinta kasih sayang seorang ayah kepada anak-anaknya, sungguh sangat menyentuh!

Anakku, ayah menulis pesan ini untukmu berdasarkan pada tiga prinsip :

Pertama. Keberuntungan maupun kemalangan dalam hidup ini tidak menentu, tidak ada sesiapa pun yang tahu bisa hidup berapa lama, ada beberapa hal lebih baik disampaikan sejak awal.

Kedua. Aku adalah ayahmu, dan ketahuilah, tidak ada yang akan memberitahumu, kalau ayah tidak mengatakannya kepadamu.

Ketiga. Semua yang tertuang dalam pesan ini, merupakan pengalaman pahit yang menyakitkan dari semua kegagalan ayah, dan ini bisa membantumu menghindari cukup banyak jalan yang salah dalam perjalanan hidupmu di masa depan.

Berikut ini, adalah hal-hal yang harus kamu camkan baik-baik dalam perjalanan hidupmu:

1. Jangan terlalu dihiraukan apabila ada orang yang tidak baik padamu. Dalam sepanjang hidupmu, tidak ada kewajiban bagi orang-orang itu harus baik kepadamu, kecuali aku, ayahmu dan ibu. Sementara itu, mereka yang baik kepadamu, harus kamu hargai dan syukuri.

2. Tidak ada yang tak tergantikan, dan tidak ada sesuatu yang mutlak harus dimiliki. Setelah kamu benar-benar memahaminya, kelak meskipun kamu kehilangan segala sesuatu yang paling kamu sukai sekalipun juga seharusnya dipahami, bahwa itu bukan masalah yang berarti.

3. Hidup ini singkat. Mungkin hari ini masih menyia-nyiakan hidup, dan esoknya kamu akan merasakan kalau hidup ini sudah menjauh darimu. Oleh karena itu, semakin cepat menghargai hidup, maka hari-hari yang kamu nikmati juga akan semakin bervariasi. Daripada berharap umur panjang, lebih baik nikmati saja hidupmu lebih awal.

4. Cinta tak lebih dari suatu perasaan. Perasaan, suasana hati itu akan berubah seiring bergulirnya waktu, Jika sesuatu yang paling kamu cintai itu meninggalkanmu, harap bersabar dan tunggu sejenak, biarkanlah waktu yang lambat laun memudarkannya, biarkan sanubari ini perlahan-lahan mengendap, maka deritamu perlahan-lahan akan menjadi hambar. Jangan berlebihan dalam merindukan keindahan asmaramu, dan juga tidak perlu berlebihan larut dalam kesedihan dari kegagalan cintamu yang kandas, karena akan ada yang lebih baik menantimu.

5. Meskipun ada banyak orang yang sukses itu tidak terlalu banyak mengecap pendidikan, tapi bukan berarti tidak perlu giat belajar (sekolah), dan bisa berhasil. Pengetahuan yang kamu pelajari itulah senjata yang kamu miliki. Kita bisa memulai dari nol, tapi jangan sampai tangan kosong (tidak punya pengetahuan, ketrampilan), jadi camkan itu baik-baik !

6. Ayah tidak akan memintamu merawat sisa-sisa perjalanan hidup ayah, begitu juga ayah tidak akan menunjang sisa-sisa perjalanan hidupmu. Ketika kamu sudah cukup dewasa dan bisa berdiri di atas kaki sendiri, (hidup mandiri), maka tanggung jawabku sebagai ayah juga telah berakhir. Kelak tidak peduli apakah kamu naik bis atau Mercedes-Benz, makan sirip hiu atau bihun, semua itu menjadi tanggung jawabmu sendiri.

7. Kamu boleh menuntut dirimu sendiri sebagai sosok orang yang dapat dipercaya dan menepati janji, tapi tidak bisa menuntut orang lain untuk dapat dipercaya atau menepati janji ; Kamu bisa menuntut dirimu berbuat baik pada orang lain, tapi tidak bisa mengharapkan orang lain juga berbaik padamu ; Bagaimana sikap dan perlakuanmu kepada orang lain, tidak berarti orang lain itu juga akan bersikap seperti itu padamu, apabila kamu tidak bisa menyadari semua ini, maka itu hanya akan menambah masalah yang tidak perlu padamu.

8. Selama hidup Ayah membeli lotre, tapi tetap saja miskin tidak punya apa-apa, jangankan mendapat hadiah utama, bahkan hadiah ketiga saja tidak pernah ayah dapatkan, ini membuktikan kalau mau sukses (kaya), seseorang harus bekerja keras baru bisa menggapai apa yang diinginkan, ingat, tidak ada makan siang gratis di dunia (harus bekerja untuk mendapatkan sesuatu).

9. Kerabat atau handai taulan itu hanya akan berjodoh sekali dalam kehidupan sekarang, tidak peduli berapa lama ayah dan kamu bisa bersama dalam kehidupan sekarang, kamu harus hargai-syukuri masa-masa saat bersama itu, sementara dalam kehidupan berikutnya, tidak peduli apakah kita bisa saling mencintai atau tidak, kita tidak akan bertemu lagi. Salam kebajikan (Sumber)
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011 - 2018. Kebajikan (De 德) - All Rights Reserved
Template Created by Kebajikan (De 德) Published by Kebajikan ( De 德 )
Proudly powered by Blogger