|
Welcome To My Website Kebajikan (De 德)..Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H....Dalam era kebebasan informasi sekarang, hendaknya kita dapat lebih bijak memilah, mencerna dan memilih informasi yang akurat. Kami menempatkan kepentingan pembaca sebagai prioritas utama. Semangat kami adalah memberikan kontribusi bagi pembaca agar dapat meningkatkan Etika dan Moral dalam kehidupan serta meningkatkan Cinta kasih tanpa pamrih pada sesama baik dalam lingkup lingkungan sekitar maupun lingkup dunia dan menyajikan keberagaman pandangan kehidupan demi meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap kehidupan. Tanpa dukungan Anda kami bukan siapa-siapa, Terima Kasih atas kunjungan Anda
Home » » Kita Butuh Orang Lain

Kita Butuh Orang Lain

Written By Kebajikan ( De 德 ) on Rabu, 31 Mei 2017 | 20.09


KEBAJIKAN ( De 德 )Banyak orang yang sedang menikmati kebahagiaan, begitu larut dalam kegembiraan sehingga melupakan orang-orang sekitarnya.

Namun di saat bencana, musibah dan masalah datang menerpa, mereka akan bergelut dengan kesedihan yang berlarut-larut. Ingin mendapat "sekadar" perhatian dari orang lain, namun orang lain terlanjur menghindarinya.

Siapapun diri kita, walaupun dibekali oleh kemampuan, kekuatan, kekayaan dan jabatan sebesar dan setinggi apapun, hanyalah seorang makhluk lemah.

Layaknya anak kecil yang kehilangan ibunya, hanya dapat menangis sesegukan karena ketakutan...
Layaknya orang lumpuh yang kehilangan kursi roda, hanya mampu merangkak lemah dalam keputusasaan...
Layaknya orang buta yang bingung karena kehilangan tongkat penuntun, tidak tahu harus melangkah kemana...

Sesungguhnya kita semua adalah makhluk yang lemah dan tak berdaya...

Jangan dipikir dengan semua harta yang dimiliki kita akan terbebas dari musibah. Harta melimpah bukan jaminan untuk hidup bahagia.

Kita pasti dan selalu membutuhkan pertolongan orang lain. Kita masih membutuhkan uluran kasih sayang dan kemurahan hati dari sesama umat manusia.

Sebagai makhluk sosial, setiap hari kita berinteraksi dengan orang lain. Kita tidak mungkin dapat menjalani kehidupan ini seorang diri.

Sejak lahir hingga tumbuh berkembang menjadi dewasa, semua kebutuhan kita selalu diperoleh dari hasil karya orang lain. Makanan, minuman, perlengkapan mandi, transportasi, dan semuanya....

Jika demikian adanya, mengapa kita sering melupakan jasa orang lain? Lebih senang menghina, menghujat dan menyepelekan orang lain? Sudah hebatkah diri kita?

Marilah kita belajar memberi, beramal dan bersedekah kepada mereka yang benar-benar membutuhkan pertolongan. Jangan membeda-bedakan suku, agama, ras dan warna kulit.

Dengan memberi, kita pasti akan menerima, walau dengan cara, bentuk, waktu dan situasi yang tidak pernah kita tahu.

Dengan menolong, kita pasti akan menerima pertolongan, walau kita sendiri tidak akan pernah tahu siapa yang akan menjadi sang penolong.

Semua ini adalah rahasia Ilahi...

Jika saat ini kita hanya berpangku tangan menyaksikan penderitaan org lain, maka orang lain juga akan berpangku tangan menyaksikan penderitaan kita. Take and give...

Hidup yang egois tidak akan pernah mengundang simpati dan empati dari siapapun. Keegoisan hanya akan mendatangkan penderitaan bagi diri sendiri dan orang lain.

Jangan menunggu tibanya masalah, barulah kita mau belajar untuk memberi.
Jangan setelah ditimpa musibah, barulah kita menyadari bahwa kita memang benar-benar membutuhkan orang lain.

Kita memang tidak bisa menolak bencana dan musibah, namun dengan hidup saling menolong dan saling membantu, akan membuat kehidupan yang tidak sempurna ini menjadi lebih indah dan penuh kegembiraan.

Percayalah...Salam kebajikan #firmanbossini
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011 - 2018. Kebajikan (De 德) - All Rights Reserved
Template Created by Kebajikan (De 德) Published by Kebajikan ( De 德 )
Proudly powered by Blogger