|
Welcome To My Website Kebajikan (De 德)......KEBAJIKAN ( De 德 ) Mengucapkan Xin Nian Kuai Le (新年快乐) 2571 / 2020...Xīnnián kuàilè, zhù nǐ jiànkāng chángshòu, zhù nǐ hǎo yùn..Mohon Maaf Blog ini masih dalam perbaikan....Dalam era kebebasan informasi sekarang, hendaknya kita dapat lebih bijak memilah, mencerna dan memilih informasi yang akurat. Kami menempatkan kepentingan pembaca sebagai prioritas utama. Semangat kami adalah memberikan kontribusi bagi pembaca agar dapat meningkatkan Etika dan Moral dalam kehidupan serta meningkatkan Cinta kasih tanpa pamrih pada sesama baik dalam lingkup lingkungan sekitar maupun lingkup dunia dan menyajikan keberagaman pandangan kehidupan demi meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap kehidupan. Tanpa dukungan Anda kami bukan siapa-siapa, Terima Kasih atas kunjungan Anda

Rabu, 22 Oktober 2014

Semakin Romantis Hubungan Dengan Suami, Semakin Baik Sikap Anak-Anak Anda

 



KEBAJIKAN ( De 德 ) -  Satu hal yang seringkali disayangkan dalam hubungan pria dan wanita adalah berkurangnya kemesraan setelah menikah. Saat pacaran dulu romantis dan so sweet, namun setelah menikah, keromantisan itu sering lenyap seiring bertambahnya usia pernikahan. Padahal hubungan romantis dan kebahagiaan suami istri berpengaruh besar pada sikap baik anak-anak mereka, dilansir dari vemale.com.

Suami Istri Romantis, Anak Lebih Bahagia
 

Sebuah penelitian yang diuji pada 5.000 keluarga menunjukkan bahwa pasangan yang tetap romantis berapapun usia pernikahan mereka, dan jika mereka sering berciuman, maka mereka akan menjadi orang tua yang tidak suka memaki atau memarahi anak-anaknya. Pasangan suami istri yang bahagia dengan pasangan mereka lebih memilih cara halus untuk mendisiplinkan anak-anak mereka dibanding memaki atau marah, dilansir oleh dailymail.co.uk.

Pasangan yang bahagia ini cenderung lebih bisa membentuk pribadi anak mereka dengan lebih baik. Mereka juga lebih mungkin menjadi orang tua yang tidak pelit memuji kebaikan atau hal kecil yang dilakukan anak mereka. Bisa disimpulkan, pasangan yang tetap menjaga romantisme dan puas dengan pasangan mereka sangat mungkin menjadi ayah dan ibu yang baik dari cara mereka bersikap.

Orang Tua Suka Marah, Anak Cenderung Mudah Emosional


Penelitian yang dilakukan oleh University of East Anglia dan Thomas Coram Research Unit ini juga menemukan bahwa orang tua sering memaki dan memarahi anaknya sebagai pelampiasan ketidakpuasan dengan pasangan mereka. 



Sangat disayangkan, karena anak akan mendapat perlakuan buruk yang tidak sepatutnya mereka dapatkan. Akibatnya, anak cenderung meniru perilaku ini hingga dewasa, mudah marah, mudah memaki dan emosional.

"Hasil penelitian ini menunjukkan dengan jelas bahwa suami istri yang terpenuhi cintanya lebih berhasil mendidik anak-anak mereka," ujar Profesor Margaret O'Brien dari Institute of Education di London.

Maka bunda, mulailah membangun lagi romantisme dengan suami. Keromantisan dan kebahagiaan Anda dengan suami akan memberi kontribusi besar bagi anak-anak Anda. Karena bagaimanapun juga, Anda dan suami adalah contoh bagi mereka. Salam kebajikan

Tidak ada komentar:
Write komentar