Welcome To My Website........Terima Kasih atas kunjungan Anda Di Website Kebajikan ( De 德 )
|
Loading...
Latest Post

Emosi dan Kesehatan Anda

Written By Kebajikan ( De 德 ) on Minggu, 21 Desember 2014 | 18.00


KEBAJIKAN ( De 德 ) -  Beberapa pemikiran tentang penyembuhan mungkin dapat menginspirasi Anda untuk menemukan tuntunan penyembuhan dari dalam ke luar.Semua penyembuhan sebenarnya berkaitan dengan penyembuhan emosional. Secara harafiah dapat dikatakan sebagai "pekerjaan dari dalam."

Bagaimana emosi menyebabkan penyakit

Menahan emosi dapat menyebabkan penyakit. Bagaimana penyakit ini termanifestasikan dalam diri kita, sepenuhnya tergantung individu masing-masing. Melepaskan emosi dapat menyembuhkan emosi. Bahkan kanker. Bahkan penyakit-penyakit yang oleh pengobatan Barat dianggap tidak dapat disembuhkan.

Mungkin pemikiran semacam ini terdengar mustahil, namun semua ini telah didokumentasikan dengan baik melalui beragam perangkat investigasi ilmu pengetahuan Barat, dan juga ditemukan dalam prinsip-prinsip penyembuhan tradisional di seluruh dunia.

Kemarahan, ketakutan, dan kesedihan adalah emosi utama yang mungkin dapat menyebabkan penyakit. Ketiganya adalah perasaan yang wajar dan alamiah, dan kita semua merasakannya sebagai aspek alamiah dari sisi kemanusiaan kita. Namun ketika perasaan-perasaan ini tertinggal di dalam tanpa ada kesempatan untuk diekspresikan dan dilepaskan, mereka dapat membuat getaran di dalam tubuh dan pikiran kita yang akan mengganggu keseimbangan homeostatik.

Ketidakseimbangan ini dapat terekspresi dengan sendirinya ke dalam sinyal tubuh-pikiran. Saya menggunakan istilah tubuh—pikiran sebab sinyal ini dapat mengekspresikan dirinya ke dalam sinyal fisik atau sebagai sinyal emosional, atau keduanya. Ketika sinyalnya mengeras, dalam istilah ilmu kedokteran Barat kita menamakannya sebagai sebuah penyakit.

Emosi tertahan

Darimana datangnya emosi yang tertahan? Itu tergantung dari pandangan Anda tentang konsep kehidupan.

Pertama, emosi itu mungkin datang dari pengalaman traumatis yang kita alami di kehidupan masa kini.Seringkali, pada masa awal kanak-kanak, hal ini terjadi setelah kita melalui keadaan saat belum memiliki kesadaran diri, menjadi waspada, sensitif, dan beradaptasi dengan pengalaman di sekitar kita.

Kita mungkin mengalami hal yang menyakitkan secara emosional, dan respon alamiah adalah salah satu cara untuk melindungi diri kita dan menekan emosi ini dalam-dalam.

Sumber tekanan emosi yang lain mungkin berasal dari pengalaman pada kehidupan yang lalu. Jika konsep ini cukup menantang, saya minta Anda untuk menunda semua ketidakyakinan Anda dan teruslah membaca. Ada beragam badan riset yang mendukung kebenaran fenomena ini, yang diadakan para peneliti ternama, terutama para fisikawan dan insinyur. Sekali lagi, pembahasan secara detail di luar jangkauan yang kita bicarakan di sini, namun silahkan menulis secara mendetail jika Anda tertarik.

Pengalaman di kehidupan masa lampau yang traumatis dan tidak dapat disembuhkan selama inkarnasi masa lampau mungkin telah terbawa oleh kita bersamaan saat kita memasuki pikiran dan tubuh kita saat ini di kehidupan ini.

Menariknya, pandangan akan kehidupan masa lampau diperkenalkan oleh penyembuhan tradisional yang paling umum. Penyembuhan tradisional ini mengakomodasi dan memanfaatkan gagasan dalam pemahaman dan penanganan akan kesehatan dan penyakit.

Acapkali lebih mudah memberikan contoh pengobatan Barat, sebagai pertimbangan awal pemeriksaan tubuh, gejala-gejala yang timbul, atau penyakit. Memusatkan perhatian pada tubuh dapat dianggap sebagai titik awal penyembuhan dan transformasi di berbagai tingkat. Namun tanpa kita melakukan pendekatan sampai ke akar dan keterkaitan emosional, kita tidak dapat menyembuhkan secara menyeluruh di berbagai tingkat.

Pikiran, emosi, dan gejala fisik kita berkaitan sangat erat. Pengamatan ini telah didokumentasikan dengan baik oleh ilmu pengetahuan Barat dan juga didapatkan pada prinsip-prinsip tradisi penyembuhan global.

Yang paling terkenal di Barat adalah Pengobatan Tradisional Tiongkok dan Ayurveda, dua sistem yang melandasi pijakan kita. Kedua sistem ini menghubungkan gejala-gejala tubuh dan emosi. Pada Pengobatan Tradisional Tiongkok, paru-paru dianggap sebagai "gudang" kedukaan, hati berkaitan dengan amarah, dan ginjal berkaitan dengan ketakutan. Pada Ayurveda, vata dosha menghasilkan radang sendi dan kegelisahan; pitta berkaitan dengan luka dan amarah. Mungkin berguna bila memertimbangkan keterkaitan ini saat merefleksikan keprihatinan kesehatan Anda.

Beragam cara untuk mendapatkan kesembuhan

Beberapa piranti dan teknik penyembuhan mungkin bersifat "pasif"; sedangkan lainnya bersifat "aktif". Pendekatan pasif adalah teknik penyembuhan yang dilakukan terhadap Anda, seperti akupunktur dan pemijatan. Sedang pendekatan aktif adalah teknik penyembuhan yang dilakukan oleh diri Anda sendiri, seperti pranayama, atau latihan pernafasan. Teknik penyembuhan aktif dapat benar-benar menghasilkan kekuatan, namun pendekatan pasif pun berguna. Terkadang pengalaman diperlukan untuk mengubah kondisi tubuh-pikiran tanpa melakukan banyak usaha.

Pernafasan dan makanan

Nafas adalah bahan bakar dan kekuatan hidup dari tubuh dan pikiran kita. Pengetahuan Barat telah mendokumentasikan hubungan antara sistem pernafasan dan kesehatan fisik dan emosional. Menariknya, ini adalah prinsip yang tidak dapat dipisahkan dari tradisi penyembuhan global. Qi dan prana berturut-turut dipertimbangkan sebagai "kekuatan hidup" Pengobatan Tradisional Tiongkok dan Ayurveda. Tanpa bernafas, kita tidak akan eksis.

Pernafasan yang menyimpang menyebabkan penyakit; pernafasan optimal menambah kemungkinan penyembuhan. Mempelajari pernafasan alami sebagus teknik pernafasan khusus dapat memengaruhi kondisi tubuh-pikiran, emosional kita, dan dapat menjadi saluran untuk penyembuhan emosional.

Makanan adalah obat bagi tubuh dan pikiran kita. Semua makanan akan memengaruhi kondisi emosional kita. Pengaruh ini sangat spesifik bagi tiap pribadi. Hippocrates, yang dianggap sebagai bapak pengobatan Barat, menuliskan konsep ini. Dia meyakini bila "makanan adalah ilmu kedokteran kita dan makanan obat kita" dan juga mempercayai bahwa "Lebih penting mengetahui seorang pasien telah menderita suatu penyakit daripada mengetahui apa penyakit pasien".

Terapi khusus

Teknik terapetik apa pun akan memengaruhi tubuh dan pikiran, oleh karena itu mengolah tubuh dan pikiran. Hal ini sangat sering terjadi dalam ilmu kedokteran Barat. Ada banyak pendekatan, perangkat, teknik, dan sistem. Berikut ini sejumlah daftar terapi, bukan penelitian secara mendalam, hanya untuk pertimbangan Anda saja.

Teknik kesehatan energi; teknik psikologi energi; terapi yang berpusat pada tubuh seperti Rolfing; penanganan Ayurvedik dan pengolahan tubuh; pendekatan Pengobatan Tradisional Tiongkok, termasuk akupunktur; terapi manual seperti siropatik dan osteopati, pengobatan kondisi emosional seperti aroma bunga; terapi herbal; homeopati; variasi teknik dari tradisi yoga; terapi kehidupan masa lalu; terapi pernafasan; terapi kreativitas ekspresi diri; terapi menulis dan jurnalistik; terapi gerakan. Beberapa diantaranya memerlukan instruktur, namun sebagian yang lain dapat dilakukan sendiri.

Beberapa saran akhir: berhati-hati dan bersabarlah dengan diri Anda. Penyembuh terbesar ada dalam diri Anda, bukan di tempat praktek semua dokter atau di semua bidang teknik atau sistem. Penyembuhan adalah perjalanan dari eksplorasi dan pertumbuhan, perjalanan yang hanya dan selalu diarahkan pada rasa yang lebih besar pada kesehatan. Salam kebajikan (the epochttimes/Dr. Muehsam adalah seorang dokter penulis yang tinggal di Kota New York. Emailnya:transformationalmedicine@gmail.com)

Sekolah Saat Usia 5 Tahun Mungkin Tidak Baik untuk Pertumbuhan Anak


KEBAJIKAN ( De 德 ) -  Para ahli mengatakan bahwa lebih awal mengubah pola hidup anak-anak mungkin berdampak buruk terhadap kesehatan dan proses belajar siswa, terutama anak-anak dari keluarga tidak mampu.

Boleh dikata hampir semua anak-anak di Australia lebih awal masuk sekolah dibanding anak-anak dari negara lainnya di dunia, dua tahun lebih awal dari negara dengan nilai akademik terbaik seperti Finlandia dan Korea Selatan.

Dalam sebuah program studi internasional yang diadakan pada 2012 lalu terhadap siswa usia 15 tahun, dimana di antara siswa Australia yang disurvei, terdapat 58% yang sudah mulai sekolah sejak usia 5 tahun, sebanyak 27% sudah mulai sekolah pada usia 6 tahun, hanya 3% yang baru sekolah pada usia 7 tahun, bahkan sebanyak 12% anak-anak sudah mulai sekoah saat usia 4 tahun.

Data OECD (Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi) menunjukkan, bahwa usia rata-rata siswa Australia mulai sekolah berkisar 5,2 tahun, jauh lebih belia dibanding sebagian besar siswa dari negara-negara maju.

Negara seperti Singapura dan Finlandia yang memiliki sistem pendidikan terbaik di dunia, usia masuk sekolah rata-rata siswanya berkisar 7 tahun, sementara sebanyak 13% siswa di Shanghai, Tiongkok, baru masuk sekolah pada usia 8 tahun.

David Whitebread, seorang pakar perkembangan intelijensi kognitif anak-anak dari Cambridge University, Inggris, mengatakan : "Sejumlah besar bukti menunjukkan bahwa usia 5 tahun mulai belajar (sekolah) formal itu terlalu dini."

Bahwa anak-anak sejatinya belajar dalam suasana bermain menjelang usia 7 tahun
 

Dia menuturkan : "Hasil empiris menunjukkan, bahwa waktu belajar dalam suasana bermain lebih lama, sampai pada usia 6 atau 7 tahun, anak-anak dapat memetik manfaat jangka panjang. Proses belajar maupun kesehatan mental mereka akan lebih baik."

Dr. Whitebread mengatakan, manfaat menunda usia masuk sekolah formal lebih menguntungkan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, anak-anak ini sering di sekolahkan terlalu dini, karena keluarga tidak mampu membayar biaya yang tinggi.

Anak-anak kelas prasekolah di Australia jauh lebih sedikit dibandinkan kebanyakan dengan negara-negara maju, hanya 52% dari siswa yang disurvei mengatakan mereka pernah belajar lebih dari satu tahun di kelas prasekolah. Sementara di Finlandia, angka itu adalah 63%. Sedangkan di Jepang, Singapura dan Hongkong, angka itu lebih dari 90%.

Sebuah proposal untuk penundaan usia sekolah telah diserahkan kepada pemerintah, agar pemerintah memahami permintaan pembelajaran awal dan penitipan kanak-kanak.

Alison Elliott, Profesor Kehormatan dari University of Sydney adalah ahli pendidikan usia dini anak-anak, ia mengatakan bahwa masalahnya bukan pada usia masuk sekolah, melainkan apa yang anak-anak lakukan di sekolah.

"Jika anak-anak diperbolehkan masuk sekolah pada usia 4 tahun, maka kita sebagai guru sejatinya memberikan lingkungan belajar usia dini yang sesuai. Para pendidik seharusnya tahu bagaimana menyediakan lingkungan belajar yang cocok untuk anak-anak usia belia ini" ungkap Alison.  Salam kebajikan

Kisah Cinta Kasih yang Setia


KEBAJIKAN ( De 德 ) -  " Xiao Mei, apakah masih ingat janji kita, akan pulang kampung untuk nikah, melahirkan anak yang manis dan membina rumah tangga yang bahagia......."
 
Setiap hari seorang pria merawat pacarnya di rumah sakit dan menceritakan perjalanan cinta mereka kepada pacarnya yang telah koma selama tiga bulan , biarpun dokter bilang kemungkinan untuk sembuh sangat kecil sekali, namun si cowok tetap setia melakukannya setiap hari dan berkata," saya akan merawat dia seumur hidup."

Dokter dan perawat pun ikut terharu melihatnya. Akhirnya Tuhan /Thien mengkabulkan doa si cowok, Cinta, kasih dan setia si cowok berhasil membangunkan kekasihnya tercinta.

浙江台州市女子李梅於今年8月遇車禍重傷,幾乎成植物人,男友沈嵐不離不棄,每天為她擦洗、按摩,一遍遍講兩人甜蜜的戀愛往事。本月1日,李梅終被深情男友喚醒。雖然醫生指她長期要人照顧,但沈嵐堅定說:「我會照顧她一輩子。」


「小梅,你記不記得,我們說好的,今年過年就回老家結婚、生孩子。我們自己造個新房,好好過日子……」來自貴州的男子沈嵐,每日為病床上的女友按摩,不斷訴說兩人的愛情故事,醫護人員也為他的情深而感動。李梅甦醒時,醫生也大呼是「奇迹」。 Salam Kebajikan (Sumber/Zhuge Liang)

Bersikaplah Rendah hati


KEBAJIKAN ( De 德 ) -  Banyak orang pandai namun dunianya sempit, sehingga merasa hanya dirinyalah yang paling hebat, paling baik dan paling segalanya.

Cobalah kita bercermin, bahwa dunia ini sangat luas karena di atas langit masih ada langit, bahwa sekuat apapun manusia masih ada yang lebih kuat lagi.

Janganlah mempertontonkan kelebihan kita, sebaliknya rendahkanlah hati, karena hanya manusia yang mau berendah hati yang memiliki ”isi”.

Tak perlu menonjolkan diri, karena yang sering menonjolkan diri yang sering kosong hingga akhirnya jatuh dalam ambisi.

Hidup dan bergabunglah dengan seadanya, sewajarnya serta jagalah pikiran agar selalu selaras dengan perbuatan dalam suatu pengendalian. Salam Kebajikan (Penulis: Lulu)

Detik-detik Penenggelaman 2 Kapal Thailand Illegal Fishing di Teluk Ambon, Butuh 1 Jam 20 Menit


KEBAJIKAN ( De 德 ) Setelah penenggelaman 3 kapal ikan Vietnam, hari ini 2 dari 8 kapal besar pencuri ikan berbendera Papua Nugini yang ditangkap di perairan Laut Arafura, Maluku, pada 9 Desember 2014 oleh KRI Abdul Halim Perdana Kusuma-335.akan ditenggelamkan pagi ini, Minggu (21/12/2014) pada pukul 10.00 WIT oleh anggota Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IX Ambon, yang telah selesai melalui proses hukum di pengadilan, seperti dikutip dari detkcom. 

Dua kapal tersebut adalah Century 4 dan 7 yang tampak dari luar seperti kapal tua dengan knalpot yang menjulang ke atas. Dek nahkodanya berada di tingkat 2, sementara tingkat satu adalah dek untuk ABK. 

Namun kapal ini memiliki ukuran yang cukup besar dengan kemampuan mengangkut puluhan ton kekayaan laut. Century 4 (berbobot 250 grosston) dan Century 7 (berbobot 200 grosston).
Bagian lambung kapal digunakan untuk ruang mesin dan ruang penyimpanan hasil tangkapan yang dilengkapi es dan bersuhu dingin. 

Keduanya biasa berlabuh di Thailand. Saat ditangkap di Laut Arufuru, Maluku, 9 Desember 2014 lalu, Century 4 bermuatan 43 ton ikan dan Century 7 membawa 20 ton ikan.  
 
Meski berbendera Papua Nugini, seluruh ABK 2 kapal Century ini berkewarganegaraan Thailand. Cenrtuy 4 membawa 45 ABK dengan nahkoda bernama Thanaphom Pamnisti, dan Century 7 dinakhodai oleh Thong Ma Lapho dengan ditumpangi oleh 17 ABK.
 

Saat ini posisi 2 Kapal bernama KIA Century 4 dan Century 7 sudah berada 2 mil dari Pantai di sekitar Amahusu dan siap ditenggelamkan dengan cara diledakkan.

"Kami sudah siap, tinggal pelaksanaan saja. Kapal sudah berada sekitar 2 mil lebih dari pinggir pantai. Sudah di tengah laut dari jam 5 subuh tadi bergerak," ujar Kadispen Lantamal IX Ambon Mayor Laut Eko Budimansyah saat dihubungi detikcom, Minggu (21/12/2014).

Disebutkan Eko, 2 kapal yang akan ditenggelamkan ini bahan bakar dan muatannya sudah dikosongkan dan akan ditenggelamkan dengan cara yang sama seperti penenggelaman 3 kapal ikan Vietnam di Anambas, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu. Kapal akan diledakkan hingga hancur hingga akhirnya tenggelam.

"ABK sudah kita serahkan ke imigrasi. Dari pihak pemilik kapal kita undang. Tapi tergantung mau datang atau tidak, yang jelas sudah sesuai prosedur. Harusnya pihak kapal menyaksikan sebagai pihak yang bertanggung jawab seperti nahkodanya," kata Eko.

"Sama seperti di Anambas, nanti diledakkan. Ada tim amunisi untuk teknisnya dan sudah siap. Kapalnya dari pantai kelihatan. Posisi kapal di mulut Teluk Ambon, hampir mau masuk Laut Banda. Dalam 2 jam akan kami musnahkan," kata Eko.



Penenggelaman 2 kapal berbendera Papua Nugini di perairan Maluku berlangsung lancar, Minggu (21/12/2014). Kapal bermuatan ikan puluhan ton itu diledakkan dan tenggelam perlahan.

Berikut detik-detik peledakan dan penggelaman kapal tersebut berdasarkan penjelasan anggota Tim Satgas Pemberantasan Illegal Fishing, Ida Kusuma Wardaningsih.

Pukul 09.15 WIT

Seluruh personel bersiap. Pangarmatim Laksda TNI Arie Henrycus Sembiring, Kadispenal Laksma Simorangkir, Wakapuspen TNI Laksma FX Agus Susilo, Danguskamlatin Laksma Heru Kuswanto, Dansatpaska Kol Laut Bramantyo, dan jajaran Danlantamal IX Pattimura tiba di mes Nusantara Lanud Pattimura Ambon.

Hadir juga Danrem Ambon Kol Inf Ahmad Marzuki, Dirpolair Polda Maluku Kombes Mansyur, Danlanud Kol Pnb Henry Panggabean.

Pukul 09.45 WIT

Rombongan berangkat ke lokasi penenggelaman kapal dengan menggunakan KRI Panana 817.

Pukul 10.10 WIT

 

Bum! Kapal Century 4 dan 7 diledakkan. Peledakan disaksikan rombongan dari atas KRI Panana 817.

Pukul 11.30 WIT

Kapal dinyatakan tenggelam.

"Sudah, sudah ditenggelamkan," demikian jelas Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IX Ambon, Mayor Laut Eko Budimansyah saat dikonfirmasi detikcom pukul 12.00 WIB, Minggu (21/12/2014).

Dua kapal berwarna biru dengan lambung hijau ini biasa berlabuh di Port Reg Bangkok, Thailand, dan hanya memiliki dokumen Papua Nugini. Kapal Century 4 dan 7 ini tampak dari luar seperti kapal tua dengan knalpot yang menjulang ke atas. Dek nahkodanya berada di tingkat 2, sementara tingkat satu adalah dek untuk ABK.

Bagian lambung kapal digunakan untuk ruang mesin dan ruang penyimpanan hasil tangkapan yang dilengkapi es dan bersuhu dingin. Kapal ini memiliki ukuran yang cukup besar dengan kemampuan mengangkut puluhan ton kekayaan laut


Meski tak memiliki dokumen Indonesia, namun mereka nekat menangkap ikan dengan tujuan komersil di Laut Arafura, Maluku. Tindakan penenggelaman kapal sudah sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh Ketua Pengadilan Negeri Ambon Kusnia Mukhlis tentang ketetapan izin penenggelaman terkait dua kapal tersebut. Surat penetapan itu bernomor 01/Pid.Prkn/2014/PN Ambon..


"Menyatakan memberikan izin kepada Komando Armada RI kawasan Timur Pangkalan Utama TNI AL IX untuk melakukan pemusnahan/penenggelaman barang bukti kapal KM Century 7/PNG-064," demikian kutipan surat penetapan penenggelaman Kapal Century 4 dan Century 7 yang dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri Ambon. 

Puluhan Ton Ikan Curian Akan Dilelang

Sementara itu, menurut Danlantamal IX Laksma TNI Arusukmono Indra Sucahyo, ikan-ikan tersebut harus segera dilelang sebelum busuk. Muatan ikan dari 2 kapal tersebut terdiri dari ikan layur hingga udang dan akan diprioritaskan untuk dilelang.

Untuk pelelangan ikan tersebut, Lantamal IX harus mengajukan izin kepada Pengadilan Ambon yang telah langsung mengeluarkan surat izinnya dalam waktu sehari. Surat penetapan izin lelang itu tertuang di surat nomor 03/Pid/2014/PN.Ambon.
 

Menurut Eko, ikan-ikan ini terpaksa dititipkan ke PPN Tantuwi karena di tempat tersebut memiliki freezer atau pendingin ikan yang cukup untuk 63 ton muatan Kapal Century 4 dan Century 7. Total ikan yang berhasil diamankan dari 8 kapal pencuri ikan di laut Arafura sendiri mencapai ratusan ton.

"Punya pendingin ikan makanya dititipkan di sana (PPN Tantui). Tapi pelaksanaan belum tahu kapan, saya belum dapat informasi lanjutan dari petugas yang mengurusnya," kata Eko.

Ikan-ikan yang akan dilelang ini disebut Eko bukan akan diperjualbelikan secara eceran. Ikan akan dilelang dalam jumlah besar kepada pihak-pihak tertentu untuk memudahkan proses pelelangan.

"Bukan yang akan dijual pakai plastik-plastik. Dilelang nanti ke siapa dalam jumlah besar," tutur Eko. Salam kebajikan

Kegagalan adalah ibu sukses

 KEBAJIKAN ( De 德 ) -  James dalah kapten tim voli SMA, sebelum pertandingan di seluruh SMA di kota mereka, banyak orang yang memberi penilaian dari kekuatan tim sekolah mereka, dikatakan bahwa mereka pasti akan menjadi juara kedua atau bahkan juara pertama. 
 
Pada babak-babak awal pertandingan, mereka memenangkan tiga pertandingan. Ketika kepala sekolah datang untuk mengunjungi mereka, James membual di depan kepala sekolah, pada kompetisi ini dia akan membawa pulang piala juara umum.

Tanpa diduga kejadian bukan seperti yang dia harapkan, mereka berturut-turut langsung kalah dua set, dan kekalahan tersebut setelah pertandingan seri. Pertandingan berikutnya sangat penting, mereka mungkin tidak hanya kehilangan kejuaraan bahkan mungkin juara tiga saja tidak mungkin.Tetapi tim mereka terus berjuang tanpa henti, hasilnya adalah seri, dan pertandingan diperpanjang lagi. Setelah bertanding dengan mati-matian, akhirnya mereka tetap kalah.

Dalam tiga pertandingan berturut-turut masih begitu, jadi James merasa sangat frustrasi dan sangat marah. Setelah selesai pertandingan, James dengan marah melempar bola volinya ke lapangan, dan berlari keluar sekolah dengan keras memukul sebatang pohon di luar sekolah. 
 
Ayahnya kemudian menyusul keluar, mencengkeram kerah bajunya dan berkata: "Anda ini pengecut, tanpa gagal, bagaimana akan ada kemajuan. Apakah Anda pikir setiap pertandingan Anda bisa terus menang ?" perkataan ayahnya menyentuh hatinya, setelah menyeka air mata diam-diam dia berjalan pulang.

Setelah tenang, dia menemukan beberapa alasan kegagalan pertandingan mereka, karena sebelumnya tidak mempelajari kekuatan pihak lawan. Pada pertandingan berikutnya, sebelum pertandingan dia akan menilai terlebih dahulu kekuatan dan kelemahan pihak lawan, dan kemudian memutuskan taktik yang digunakan, hasilnya tidak hanya sangat memuaskan, dan bahkan tim yang terkuat berhasil dikalahkan oleh mereka.

"Kegagalan adalah ibu dari kesuksesan" di jalan kehidupan manusia, kegagalan diperlukan, jika tidak ada karang, bagaimana dapat menciptakan gelombang yang indah? Salam kebajikan

PEPATAH TIONGKOK

CINTA

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2014. Kebajikan (De 德) - All Rights Reserved
Template Created by Kebajikan (De 德) Published by Kebajikan ( De 德 )
Proudly powered by Blogger