Selamat Atas Terpilihnya Ir.H.Joko Widodo dan H.M.Jusuf Kalla Sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI Periode 2014 - 2019 yang Ditetapkan oleh KPU...Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Di Bulan Suci Ramadhan 1435 H......Terima Kasih atas kunjungan Anda Di Web Site Kebajikan ( De 德 )
|
Loading...
Latest Post

Anak Belajar Dari Kehidupannya

Written By Kebajikan ( De 德 ) on Kamis, 24 Juli 2014 | 21.41

KEBAJIKAN (De 德)Dengan CARA apa Anda Membesarkan Anak....?

JIKA ANAK....

Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki.
Jika anak dibesarkan dengan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi.
Jika anak dibesarkan dengan ketakutan, ia belajar gelisah.
Jika anak dibesarkan dengan rasa iba, ia belajar menyesali diri.


Jika anak dibesarkan dengan olok-olok, ia belajar rendah diri.
Jika anak dibesarkan dengan iri hati, ia belajar kedengkian.
Jika anak dibesarkan dengan dipermalukan, ia belajar menjadi minder.
Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri.
 

Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri.
Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai.
Jika anak dibesarkan dengan penerimaan, ia belajar mencintai.
Jika anak dibesarkan dengan dengan dukungan, ia belajar menyenangi dirinya.
 

Jika anak dibesarkan dengan pengakuan, ia belajar mengenali tujuan.
Jika anak dibesarkan dengan rasa berbagi, ia belajar kedermawanan.
Jika anak dibesarkan dengan kejujuran dan keterbukaan, ia belajar kebenaran dan keadilan.


Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan.
Jika anak dibesarkan dengan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan.
Jika anak dibesarkan dengan ketentraman, ia belajar berdamai dengan pikiran.

By the way what You Raise....?

IF the CHILD ....

If the child is raised with a reproach, he learned the cussing.
If the child is raised with a with hostility, he learns to fight.
If the child is raised with fear, he learned the uneasy.
If the child is raised with compassion, he learned to regret.


If the child is raised with a burlesque, he learned inferiority.
If the child is raised with envy, he learned the malice.
If the child is raised with a humiliated, he learned to become a minder.
If the child is raised with encouragement, he learns confidence.


If the child is raised with tolerance, he learns to refrain.
If the child is raised with praise, he learns to appreciate.
If the child is raised with a receipt, he learned to love.
If the child is raised with a support, he studied loves him.


If the child is raised with a confession, he learned to recognize the purpose.
If the child is raised with a sense of sharing, he learned the generosity.
If the child is raised with a frankness and openness, he learned the truth and justice.


If the child is raised with a sense of security, he learns to put the trust.

If the child is raised with a friendship, he learns to find love in life.
If the child is raised with harmony, he learned to make peace with the mind.
(Dorothy Law Nolte)  Salam kebajikan

Kisah Sedekah Wanita Kaya Pada 3 Orang Miskin


KEBAJIKAN ( De 德 ) -  Bersedekah itu bisa menjadi penolak bala. Sudah banyak kisah keajaiban sedekah yang membawa seseorang pada kebaikan dan keselamatan, bukan pada kemiskinan.

Pernah tidak Anda memilih untuk tidak memberi uang sedekah pada pengemis karena menganggap bahwa banyak pengemis itu berpura-pura miskin? Ironis memang tapi hal ini cukup banyak di lingkungan masyarakat kita saat ini. Seperti kisah yang satu ini.

Ada seorang wanita kaya yang sedang menikmati pemandangan di taman. Tak berapa lama, seorang anak yang lusuh duduk di sebelahnya. Ia tidak bicara dan tidak pula melihatnya. Hanya saja bocah itu memegangi perutnya, sepertinya ia kelaparan. Wanita itu meliriknya dengan risih, setelah beberapa lama ia meninggalkannya.

Sambil berjalan ia membatin, "Anak jaman sekarang sudah diajari mengemis dan mengiba-iba. Aku tidak akan membiarkan sedekahku dimakan orang yang tak seharusnya."

Wanita itu lalu duduk di dekat air mancur. Ia merasa tenang dengan suara gemericik air. Namun ternyata ada seorang wanita tua lusuh yang duduk di atas triplek ber-roda seadanya. Suara rodanya cukup nyaring dan menarik perhatian wanita kaya itu.

Si wanita lusuh ini kakinya diperban dan berdarah-darah, tampaknya terluka dan lumpuh. Melihatnya, wanita ini pun tak tega. "Sudah tua dan terluka masih mencari uang. Betapa malangnya.." lalu wanita ini mengeluarkan selembar uang dan memberikannya pada wanita lusuh itu. "Ini, Bu. Buat makan dan berobat," ujarnya. Wanita tua itu mengangguk tanda terima kasih dan pergi.

Melihat ibu tua itu pergi dan ia baru saja membantunya, hati wanita ini menjadi damai. Tak berapa lama ia melihat ada anjing yang lepas dari pemiliknya dan lari sambil menyalak menuju wanita tua itu. Hendak memperingatkan pengemis tua tersebut, sang wanita dikejutkan dengan apa yang dilihatnya.

"GUK..GUK...!!" suara anjing itu menyalak keras. Dan ternyata, pengemis tua tadi lari terbirit-birit dengan membawa papan tripleknya. "Lho, ternyata dia tidak lumpuh?" wanita ini terkejut dan merasa dibodohi.

Ia pun berjalan dengan sedikit kesal keluar taman. "Dasar pengemis jaman sekarang juga sukanya menipu!" gumamnya karena jengkel. Di depan gang taman, wanita tersebut bertemu dengan seorang pria tua yang kesulitan menyeberang. Ia tampak bersih dan bertopang pada sebuah tongkat.

"Tolong saya, Nak. Susah menyeberang," ujarnya. Wanita ini oun menjadi luluh dan iba, teringat akan ayahnya yang juga sudah tua. Maka ia membantu orang tersebut menyeberang. Saat sudah sampai tengah jalan, kakek itu berkata, "Sudah, Nak. Jalan sebelah sini sepi. Saya bisa sendiri."

Wanita itu pun mengiyakan sambil berpesan agar kakek itu hati-hati. Tetapi, kekagetan kedua terjadi. Saat sampai kembali di sisi jalan, wanita itu melihat ada truk berkecepatan tinggi hampir menyambar sang kakek. "Awas, Keeek.."

Truk itu sudah membunyikan klakson. Tapi di luar dugaan, kakek ini malah terkejut dengan klakson super nyaring itu. Tongkat, sandal dan tas yang ia bawa berhamburan sementara ia melarikan diri. Lagi-lagi, wanita ini kena tipu.

***

Ketidakberuntungan yang bertubi-tubi membuat wanita ini sebal pada dirinya sendiri. Ia pun mendengus dan memasang wajah murung di taman. Ia ingin minta dijemput saja oleh sopirnya. Tapi saat mencari dompet dan HP nya, wanita ini tak bisa menemukannya.

"Di mana dompet dan HPku?" wanita ini mulai panik. Ia merogoh seluruh is tas, tapi tak menemukannya di mana-mana. Ia pun memasang wajah bingung dan kembali memeriksa tasnya.

Tiba-tiba, sebuah tangan kecil menepuk-nepuk bahunya. Saat wanita itu menoleh, kedua tangan kecil itu memberinya ponsel dan dompet yang ia cari. Wanita itu melongo, ia adalah anak yang duduk bersamanya tadi di bangku yang lain. Wajahnya masih lusuh tapi sudah lebih tersenyum.

"Hati-hati, Bu. Di sini banyak copet. Bapak yang menyeberang tadi diam-diam mengambil dompet ibu saat ibu tidak sadar," ujarnya polos. Wanita itu menerima dompetnya dengan masih melongo tapi tak bisa berkata apa-apa. Ia mulai berkaca-kaca dan memeluk anak itu. "Maaf ya, Nak.." ujarnya. Tak lama ia membelikan anak itu makan dan minuman.

Rupanya anak kecil itu bukan pengemis. Ia memang menjadi pemulung dan belum makan sejak pagi. Ia duduk di sana karena lelah dan ingin beristirahat. Tapi, wanita ini malah berprasangka buruk padanya.

Sobat, kalau kita ingin bersedekah pada orang lain, lakukanlah dengan tulus dan ikhlas. Tak perlu curiga siapa yang kita bantu. Tak perlu memperhitungkan untuk apa uang itu nantinya, biarlah menjadi urusan antara orang tersebut dengan Tuhan.

Hati kecil kita pasti tahu saat kita memang ingin tulus membantu mereka yang membutuhkan. Semoga kisah ini bisa menginspirasi kita semua. Salam kebajikan

Menumbuhkan Kebijaksanaan


KEBAJIKAN (De 德)Jika kita berpikir itu adalah benar maka terus melakukan, berpikir itu adalah senang maka pergi mencari, berpikir itu bahagia maka harus menghargai. (如果我们认为正确就做下去, 认为快乐的就去寻找,认为幸福的就要珍惜.)

Dunia ini tiada orang bodoh, semua orang jika mampu berdiri di sekeliling kita adalah orang mampu dalam pemikiran, pendidikan dan kepintaran. Hanya kadangkala orang yang bijaksana tidak ingin menunjukkan kepintarannya.

Tidak bicara atau tidak menjawab atau tidak mengklaim akan kesalahan yang dibuat orang lain bukan berarti bodoh atau tidak mengetahui apa yang telah orang lain lakukan. Kebijaksanaan membuat orang menyimpan cerita di dalam hatinya tanpa mencari masalah.

Jangan lupa kesabaran orang tentu ada batasnya, jangan selalu merasa diri sendiri terbaik dan terpinter, belajar diam sesaat dan intropeksi. Selalu lakukan yanƍ terbaik, jalanin dengan baik jalan kita,hargai apa yang kita miliki. Kita akan lebih kecewa jika menyesali atau baru menyadari setelah semuanya sudah berlalu.

Orang yang bersedia mengakui kesalahan dan mau memperbaikinya dengan rendah hati, tentu akan mampu menumbuhkan kebijaksanaan. (肯承認自己錯誤並虛心改進的人,就能增長智慧)。People who are willing to admit their mistakes and humbly improve themselves would enhance their wisdom.
- Master Cheng Yen -Salam kebajikan (Sumber/Ai Ti)

Karena Aku Miskin, Orang Tuanya Melakukan Apapun Agar Kami Putus


KEBAJIKAN ( De 德 ) -  Apakah Anda masih ingat kisah cinta fenomenal Tao Ming Tse dan Sanchai? Sepasang muda-mudi yang jatuh cinta meski dengan latar belakang yang berbeda. Tao Ming Tse dari keluarga yang kaya tujuh turunan namun jatuh cinta pada Sanchai yang hanya dari keluarga biasa.

Yang sangat membekas adalah perjuangan cinta mereka melawan sang ibunda Tao ming Tse yang tak setuju anaknya berhubungan dengan gadis miskin. Ternyata, kisah seperti ini tak hanya ada di dalam film. Adapun kisah ini terjadi di dunia nyata, seperti dilansir dari vemale.com.

Seorang gadis SMU di Singapura menceritakan bagaimana orang tua pacarnya melakukan apapun demi memutuskan dia dan pacarnya yang kaya raya. "Hanya karena kondisi keuangan, kami tak boleh berhubungan. Semacam itulah yang dipikirkan orang tua cowokku," ceritanya.

Gadis ini menjelaskan bagaimana orang tua pacarnya 'meneror' kehidupan gadis ini. Mulai dari stalking, mempelajari latar belakang keluarganya dan melakukan hal-hal yang membuat hubungannya dengan sang kekasih hampir kandas. "Ngeri sekali membayangkan hal seperti ini masih ada di abad 21," ujar gadis itu.

"Meski begitu, aku dan pacarku masih saling mencintai. Kami sudah pacaran sampai 3 tahun walau digempur cobaan ini," jelasnya. Dengan penuh optimisme dan semangat ia melanjutkan, "Ini adalah pengakuan cintaku untuk mengetuk semua pasangan yang punya masalah yang sama."

"Jangan biarkan lingkungan membentukmu menjadi seperti yang mereka inginkan. Cinta sejati, itulah yang memberikan harapan pada kisah cintaku," kata gadis itu.

Cinta memang tak terlepas harta dan kasta meski jaman sudah modern. Beberapa pasangan bisa bertahan dan secara tak langsung membuktikan cinta mereka tulus adanya. Sementara beberapa memutuskan untuk menyerah karena keadaan yang tak memungkinkan.

Mengharukan ya? Benar-benar memperjuangkan cinta seperti Tao Ming Tse dan Sanchai. Pernah mengalami kejadian seperti ini, Sobat? Salam kebajikan

Kisah Pilu Ibu Terpaksa Mengikat Anak Perempuannya Karena Sering Mengamuk


KEBAJIKAN ( De 德 ) -  Nama Ma Zimei cukup dikenal di desa tempat tinggalnya, desa Xiliuzhuang, China. Wanita ini dikenal karena mengikat dan mengurung anak perempuannya yang masih berusia 12 tahun. 

Putri Ma Zimei seringkali marah tanpa kendali tanpa sebab, jika sudah marah, dia bisa menyerang orang lain bahkan menggigit. Inilah kisah nyata yang cukup menyedihkan sekaligus memilukan. Seorang ibu terpaksa mengikat anaknya agar tidak membahayakan orang lain.

Dulu Bersikap Normal, Mulai Marah Tak Terkendali 2 Tahun Lalu

 
Jika Anda melihat gambar-gambar dalam artikel, Anda mungkin berpikir bahwa Ma Zimei adalah ibu yang kejam. Namun wanita berusia 42 tahun ini hanya punya satu cara untuk mengamankan orang-orang dari putrinya, Qi Yiting. Jika Qi Yiting sudah marah, dia bisa hilang kendali dan melukai orang lain. Maka Ma Zimei tidak punya cara lain selain mengikat putrinya dan mengurung di sebuah kamar.

Awalnya, Qi Yiting adalah anak perempuan yang baik dan tidak menunjukkan tanda aneh. Namun dua tahun yang lalu, saat sedang mencuci di luar rumah, Qi Yiting tiba-tiba berlari ke arah neneknya dan menggigit wanita tua itu.

"Saat itu para tetangga berhasil menahan dia, tapi setelah itu ada beberapa insiden lain di mana putri saya mengamuk tidak terkendali," cerita Ma Zimei.

Dokter Tidak Tahu Apa Penyebab Kemarahan Qi Yiting


 
Sebagai seorang ibu, tentu kondisi ini sangat mengkhawatirkan. Sehingga Ma Zimei memutuskan memeriksakan kesehatan putrinya ke beberapa rumah sakit.

"Saya sudah membawanya ke beberapa rumah sakit, tetapi mereka tidak bisa menjelaskan penyebab kejadian ini. Sekarang, cara satu-satunya untuk membuat dia aman adalah mengikatnya. Jika tidak, dia akan marah dan menyerang orang lain, bahkan menendang mereka," lanjut Ma Zimei.

Sejak Sering Marah, Ayah Qi Yiting Meninggalkan Keluarga Ini

Kondisi ini membuat Qi Yiting terisolasi, banyak orang yang takut berada di dekatnya. Gadis ini tidak bisa lagi sekolah dan bergaul dengan teman-temannya. Satu fakta yang cukup menyedihkan adalah kepergian ayah Qi Yiting. Setelah tahu putrinya sering mengamuk, pria itu meninggalkan istri dan anak perempuannya begitu saja, sekaligus meninggalkan banyak hutang. Hal ini membuat Ma Zimei sering menangis karena tertekan.

Jika putrinya menangis, Ma Zimei juga menangis karena tidak tega

"Saya sendiri tidak bisa mendapatkan pekerjaan, karena saya tidak bisa meninggalkan putri saya sendirian atau dengan neneknya. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan karena saya semakin tua, saya tidak bisa terus merawatnya dan putri saya semakin kuat saat mengamuk. Saya tidak punya cara lain, selain mengikatnya," tutup Ma Zimei.

Sejauh ini, belum ada perkembangan dari kondisi Qi Yiting. Ma Zimei masih mengandalkan lahan orang tuanya sebagai sumber penghasilan dan uang dari pemerintah. Semoga saja kisah ini membuat banyak orang mau mengulurkan tangan membantu keluarga ini. Salam kebajikan

21 Kata Perenungan Master Cheng Yen


KEBAJIKAN ( De 德 ) -  Jika bisa menjaga tugas sendiri dengan baik dan saling bersatu hati di antara sesama, maka sebagai kesatuan tentu akan dapat menampilkan suasana yang penuh dengan ketulusan, kebajikan dan keindahan.

Kondisi hati yang indah, melihat apapun akan terlihat indah.

Ajaran baik jangan hanya untuk dimanfaatkan sendiri, hendaknya dapat disebarkan secara lebih luas.

Jangan bersikap menutup diri, anda harus mencintai orang lain terlebih dahulu, orang lain baru akan mencintai anda juga.

Kebijaksanaan hendaknya dapat terus dibina. Jalani kehidupan dan lakukan sesuatu dengan jujur dan realistis. Jangan percaya pada desas-desus secara membabi buta tanpa berpikir panjang.

Jika kita melakukan sesuatu dengan jujur dan realistis, maka kondisi hati tentu akan tenteram, hati yang tenteram membuat perjalanan hidup menjadi mantap dan stabil.

Ajaran Tuhan yang benar tidak mengajarkan tentang kontak batin dan kemampuan supranatural, Tuhan mengajarkan bahwa segala sesuatu bersumber pada hati setiap orang.

Jalan kehidupan seseorang salah arah atau tersesat adalah karena adanya keserakahan di dalam hati, sesungguhnya segala kebutuhan hidup hanya perlu cukup pakai saja, jika dapat hidup secara sederhana dan realistis, dengan sendirinya kehidupan akan berjalan dengan aman dan bahagia.

Berpegang teguh pada niat hati yang lurus, hati belas kasih setara Tuhan akan terbangkitkan, sehingga kerisauan yang bagaikan iblis dalam batin akan sirna sendiri.

Jika kita memiliki hati yang lurus dan jalan yang benar, tentu arah kehidupan tidak akan pernah menyimpang.

Manfaatkan setiap detiknya dengan berdedikasi demi alam kehidupan dan masyarakat luas, agar setiap harinya penuh dengan harapan.

Sepatah kata berguna lebih baik daripada ribuan kata tanpa manfaat, Sepatah kata berguna akan membangkitkan kepercayaan, kepercayaan yang akan memberi manfaat sangat besar.

Tidak dengan sengaja berpikir ke hal-hal buruk, perkataan apa pun selalu adalah kata-kata yang baik.

Jika hati kita sedang bingung dan kehilangan arah maka diri kita akan sangat menderita, penderitaan ini disebabkan karena kita tak mampu mengambil keputusan atas diri sendiri.

Seseorang yang percaya takhayul akan selalu curiga, percaya pada peramal dan menggantungkan nasibnya pada sesuatu yang bersifat mistik, itu membuat dirinya tidak mampu untuk benar-benar mendalami ajaran agama dan prinsip kebenarannya.

Orang dengan hati penuh cinta kasih, adalah orang yang paling berbahagia.

Jika pandangan hidup seseorang tidak benar, maka dirinya tidak akan menjalani usaha yang benar, jika pandangannya melenceng, semua usaha yang dilakukannya juga mudah salah.

Orang yang percaya pada ajaran Tuhan secara bijaksana sangat paham akan semangat dari ajaran Tuhan, sedangkan orang yang percaya pada takhayul maka membelokkan makna ajaran Tuhan yang indah.

Percaya pada ajaran Tuhan tetapi tidak mempelajari ajaranNya adalah takhayul, memuja Tuhan tanpa mempelajari ajaranNya adalah perilaku bodoh.

Orang bodoh membangun sebidang dinding di dalam hatinya sebagai pembatas dirinya dengan orang lain, sedangkan orang bijaksana mampu membongkar dinding pembatas tersebut.

Jika tidak ada pikiran dan niat jahat di dalam hati, maka hidup akan selalu terasa nyaman tanpa kerisauan, dengan sendirinya tidak mudah dirasuk oleh kesesatan. Salam kebajikan (Sumber/Ai Ti)

Etika dan Moralitas

Cinta

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2014. Kebajikan (De 德) - All Rights Reserved
Template Created by Kebajikan (De 德) Published by Kebajikan ( De 德 )
Proudly powered by Blogger