Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1435 H, Mohon Maaf Lahir & Bathin.......Terima Kasih atas kunjungan Anda Di Web Site Kebajikan ( De 德 )
|
Loading...
Latest Post

Sombong Itu Tidak Abadi, Yang Abadi Adalah Kasih

Written By Kebajikan ( De 德 ) on Selasa, 29 Juli 2014 | 19.38


KEBAJIKAN (De 德) -  Banyak orang merasa bangga dan puas dengan apa yang mereka miliki saat ini.

Saat Anda Kaya dengan Ilmu atau pun Harta, maka akan sangat sulit untuk berbagi dan takut untuk disaingi. Ketika itu orang menjadi sombong, mereka akan haus dengan pujian-pujian.

Kita lahir dengan telanjang. Tidak ada bayi yang lahir dengan membawa gelar atau pun kekayaan. Anda lahir pun juga karena pertolongan orang lain, tidak bisa lahir dengan sendirinya.

Seorang ibu dengan bantuan dokter, bersama-sama berjuang melawan maut untuk melahirkan. Lalu apa yang pantas untuk kita sombongkan? Kesombongan dapat menjadi Bumerang bagi diri sendiri. Saat Anda sombong, akan menjadi egois dan tidak membutuhkan bantuan orang lain.

Bagaimana saat Anda mengalami kesulitan hidup ? Dapatkah Anda meminta pertolongan pada “ Kesombongan ” itu sendiri ?.

Kesombongan dapat menjadi alat pembunuh untuk diri sendiri, kesombongan yang Anda miliki dapat melukai perasaan orang-orang disekitar. Dan sampai pada saatnya nanti, luka itu akan kembali pada Anda sendiri. 


Sombong itu tidak Abadi. Yang abadi adalah Kasih. Lebih baik menabur Kasih dari pada Kesombongan. Dimana ada Kasih, disitu ada Damai. Disaat ada Kesombongan, disitu ada Kutukan dari....

Jalanilah hidup dengan kerendahan hati, sebab semua yang ada dalam hidup ini hanyalah sementara.....Salam kebajikan (Sukiran SH)

11 Ciri-Ciri Setiap Orang Berbeda


KEBAJIKAN (De 德) Tidak ada dua daun yang sama persis di dunia, demikian juga dengan manusia. Tidak ada orang yang sama dengan anda di dunia ini, tidak pada masa lalu, sekarang maupun yang akan datang. 

Baru-baru ini majalah New Scientist Inggris menerbitkan sebuah artikel Caroline Williams yang terkenal, tentang 11 ciri-ciri yang membuat setiap orang benar-benar berbeda.

Dalam artikel itu dicantumkan tidak peduli seberapa mirip dua orang, mereka tidak akan pernah persis sama. Ciri ketidaksamaan tubuh manusia yang unik adalah DNA, sidik jari, wajah, gaya berjalan, telinga mata, suara, bau, detak jantung, gelombang otak dan mikroba.

1. DNA

Skema DNA model molekul 3D, DNA berada di urutan pertama. Dalam arti tertentu, DNA membuat anda benar-benar beda dengan lainnya. Dua orang yang memiliki genom yang sama persiskemungkinannya adalah nol. Demikian juga dengan anak kembar dari telur/ovum yang sama. Kita tahu, bahwa perbedaaan gen sekecil apa pun dapat berpengaruh besar pada karakteristik fisik, misalnya warna mata atau apakah mudah jatuh sakit dan lain sebagainya.

2. Sidik Jari

Sidik jari tangan setap orang itu unik. Begitu juga dengan sidik jari kaki. Sidik jari tidak bersifat turun menurun, selama pembentukan embrio, ukuran dan bentuk sidik jari sangat ditentukan oleh gen. Namun, sidik jari janin yang sedang berkembang akan terpengaruh beberapa faktor kecil, seperti tekanan dinding rahim bahkan goncangan cairan amnion (air tuban) dan sebagainya. Di bawah pengaruh gen bawaan masing-masing individu dan lingkungan eksternal (sesudah lahir), masing-masing telah membentuk pola sidik jari dan karakteristik tetap yang unik, dan akan menyertai mereka seumur hidup.

3. Wajah

Wajah merupakan ciri yang paling jelas dari karakter manusia, bisa dengan mudah mengenali hanya dengan melihat wajah. Namun, mungkin mereka tidak seunik seperti dalam bayangan anda. Selain anak kembar se-ovum yang wajahnya sangat mirip, kita juga akan menemukan tidak sedikit orang dengan wajah yang mirip namun tidak ada hubungan darah sama sekali.

Ketika manusia atau mesin ditanya tentang foto dua orang yang sangat mirip itu apakah berasal dari orang yang sama, jawabannya hanya bisa mengandalkan keberuntungan. Terhadap wajah asing (tidak dikenal), hanya 56 persen manusia bisa menjawab dengan benar, 66 persen terhadap wajah yang dikenal. Berhubung keunikan kita bertalian erat dengan wajah, rendahnya angka ini sungguh mengejutkan.

4. Gaya berjalan

Hasil penelitian sejak abad ke-20 pada 90-an menunjukkan, bahwa perbedaan dalam gaya berjalan setiap orang cukup bagi kita membedakan satu sama lain, tingkat akurasi mencapai hingga 90 persen. Gaya berjalan di masa kecil akan berubah. Namun, akan stabil ketika pertumbuhan kita berhenti. Saat itu, panjang kaki dan lebar tulang pangkal paha kita, ditambah dengan perbedaan antar isi otot kita yang diperoleh melalui latihan, membuat kita masing masing memiliki gaya berjalan yang unik.

5. Telinga

Biasanya, anda mungkin tidak akan memperhatikan bentuk telinga sendiri, namun sebenarnya telinga juga mengandung banyak misteri. Jika anda melihat di cermin, coba tarik perlahan telinganya, anda akan menemukan perbedaan kecil di kedua telinga anda. Tidak hanya itu, telinga anda masing masing berbeda dari yang lain.

Hal ini dikarenakan telinga manusia terdiri dari 6 tonjolan kecil, tonjolan-tonjolan ini terbentuk setelah 5 minggu pembuahan, kemudian secara berangsur-angsur menyatu. Meskipun gen akan menggariskan bentuk telinga, namun, keadaan di dalam rahim, seperti posisi janin dan factor lain juga akan mempengaruhi pertumbuhah bentuk telinga. Begitu telinga terbentuk, maka bentuknya dipastikan tidak akan berubah.

6. Mata

Selaput mata sangat kompleks, seperti "gado-gado" yang terdiri dari Otot, ligamen, pembuluh darah dan sel-sel pigmen, fakto-faktor ini akan mempengaruhi warna dan kedalaman selaput pelangi, apakah ada warna selaput pelangi dan kurai dasar (garis selaput mata) ditentukan oleh genetika, sedangkan lipatan, kerutan dan flek ditentukan sebelum kelahiran bayi, selama proses pertumbuhan selaput pelangi, ligamen, otot dan posisi sel pigmen tidak ditentukan oleh gen.

7. Suara

Ketika orang berbicara, suara yang terdengar sebetulnya adalah jumlah dari sejumlah besar bagian, suara yang dihasilkan melalui getaran tenggorokan, suara bolak balik melalui mulut dan hidung, serta suara membentuk kata-kata (ungkapan) melalui rahang, lidah, bibir dan pipi. Karena tidak mungkin ada dua orang yang memiliki mulut, hidung, gigi dan otot dengan bentuk dan ukuran yang sama, maka suara menjadi sesuatu yang unik, selain itu juga memiliki tingkat identifikasi yang tinggi.

8. Bau

Sekarang para ilmuwan telah melakukan validasi ilmiah "Tidak ada dua orang dengan aroma yang sama, tidak ada dua orang dengan bau yang sama." George P dari Chemical Senses Center, Philadelphia mengatakan, bahwa hanya di ketiak saja, setidaknya terdapat puluhan jenis aroma bahkan lebih, dan aroma-aroma ini juga memiliki jumlah dan kekentalan yang tidak sama.

Di tempat yang berbeda di sekujur tubuh kita terdapat sekresi dengan jumlah dan jenis yang tidak sama, terdapat berbagai jenis bakteri, dan bakteri-bakteri ini akan mengubah sekresi yang sebagian besar tidak beraroma di tubuh kita menjadi berbau. Namun hingga saat ini, belum ada peneliti yang menemukan segala aroma di tubuh seseorang sekaligus mengidentifikasi orang tersebut melalui aroma-aroma ini.

9. Detak Jantung

Tidak ada dua orang dengan detak jantung yang sama. Melalui EKD (Elektrokardiogram) besar kemungkinan dapat membedakan jatung yang tidak sama. Denyut jantung dikendalikan oleh alam bawah sadar manusia, jadi, hampir mustahil denyut jantung itu sengaja dibikin-bikin.

Saat ini, ada perusahaan Biometrik sedang mempelajari perangkat otentikasi biometrik melalui pemindaian jantung. Apple juga tengah mengembangkan penggunaan jantung sebagai sandi untuk melindungi privasi individu.

10. Gelombang otak

Sejak dilahirkan, manusia telah memiliki berbagai jenis sel-sel saraf, bahkan sejak bayi dan masa anak-anak, otak kita perlahan-lahan akan memangkas hampir setengah sel saraf. Akibat dari proses yang panjang ini terutama digerakkan oleh pengalaman kita, sehingga otak kita masing-masing akan berubah menjadi unik, dan menyelesaikan tugas yang sama dengan metode yang berbeda.

11. Mikroba

Ada satu bagian yang membuat kita menjadi unik, pada hakekatnya, bukan merupakan bagian dari tubuh kita. Ia dalah 100 triliun bakteri yang tinggal di dalam tubuh kita. Komunitas bakteri di tubuh kita masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda.

Misalnya, sebuah penelitian baru-baru ini mendapati, bahwa suatu sidik jari yang unik dari bakteri akan pindah ke obyek yang kita sentuh dari jari tangan kita, seperti contoh misalnya, keyboard atau mouse komputer, dan akan menempati di sini selama lebih dari dua pekan.


Jadi, meskipun anak kembar dari satu ovum, namun dengan memeriksa fisik mereka atau bakteri pendamping dalam tubuhnya bisa dengan mudah membedakan mereka. Salam kebajikan (Sumber)

Akar dan Sayap


KEBAJIKAN (De 德) -  Anyway, postingan hari ini saya ambil dari puisi yang ditulis oleh :
DENIS WAITLEY

Jika aku punya dua keinginan, aku tahu apa saja dua keinginan itu,

Aku menginginkan Akar untuk berpegangan, dan Sayap untuk membebaskanku..

Akar dari nilai-nilai inti, seperti lingkaran tahun di dalam batang pohon, dan Sayap kebebasan untuk mencari takdirku.

Akar untuk berpegangan selamanya sehingga aku merasa aman dan kuat,

Untuk menunjukan bahwa kamu mencintaiku, ketika aku melakukan kesalahan..

Untuk memberi contoh dan mengajariku memilih..Untuk bertindak setiap hari untuk mendapatkan kemenangan daripada menderita kekalahan.

Hadirlah ketika aku membutuhkanmu, untuk mengatakan semua baik-baik saja..Untuk menghadapi ketakutanku akan kegagalan ketika mencoba sayap-sayapku terbang.

Jangan membuat hidupku terlalu mudah, adalah lebih baik jika aku mencoba..Dan gagal dan bangkit kembali sendiri, sehingga aku dapat belajar terbang.

Jika aku punya dua keinginan, dan hanya dua saja yang aku punya..Dan keduanya dapat dikabulkan dengan mudah, oleh ibu dan ayahku.

Aku tidak akan meminta uang atau apapun yang dapat di beli di toko..Hadiah paling berharga yang akan saya minta adalah hanya Akar dan Sayap.


Nah sobat, Sederhana namun memiliki makna yang dalam. Akar dan Sayap. Sepertinya orang tua akan dengan mudah memberikan Akar. Namun tidak demikian dengan Sayap. Memang, kedua hadiah ini memiliki sifat yang bertolak belakang. Akar memiliki sifat membelenggu, walaupun di sini artinya positif.

Akar di sini serupa dengan cinta yang memiliki. Sedangkan Sayap memiliki sifat membebaskan. Jadi sayap di sini serupa dengan cinta yang membebaskan. Justru di sinilah tantangan bagi para orang tua jaman sekarang, di mana keseimbangan dalam menyediakan Akar dan Sayap bagi anak-anaknya adalah sangat penting. Salam kebajikan (Sumber/Lily)

Pandanglah Dunia Dari Sudut Lain


KEBAJIKAN (De 德) -  Dengan ketenangan menguasai dan memutuskan setiap hal, kesempatan yang baik tidak akan hilang.(冷静把握和判断每种事情,好的机会就不会跑走)

Ketenangan dan kebahagiaan tidak dapat dibeli dengan uang, carilah ketenangan dan kebahagiaan batin itulah hidup yang terindah. Pelihara pikiran-pikiran baik dihati dengan tanpa keraguan karena itulah ketenangan. Segala sesuatu yang menyakitkan hati, hanya akan membuat kita tidak dapat menikmati kebahagiaan hidup.

Keraguan untuk memutuskan sesuatu pilihan ataupun tanggung jawab, kadangkala merupakan salah satu sikap yang akan menyebabkan kita kehilangan kesempatan terbaik yang hadir dalam kehidupan kita. Tanpa kita sadari kesempatan itu hanya datang sekali dan takkan kembali.

Kita tidak pernah mengerti apa yang kita ragukan akhirnya membuat penyesalan hidup kita. Tapi kadang apa yang ingin kita raih juga selalu bertentangan dengan apa yang kita inginkan. Ingin hidup indah persiapankan segalanya dengan rencana matang, walau waktu dan kondisi berubah sekalipun, kita telah siap menghadapinya.

Pandanglah dunia dari sudut pandang yang lain, dunia akan terlihat luas tak terhingga. Ubahlah pendirian dalam menangani masalah, maka segalanya akan terasa nyaman dan tenteram. (轉一個角度來看世界, 世界無限寬大, 還一個立場來待人處事, 人事無不輕安). When you view the world from a different perspective, the world become vast and wide. Try shifting your perspective in everything you do, and all will be light and easy. - Master Cheng Yen - Salam kebajikan (Sumber/Ai Ti)

Uraian Empat Novel Klasik (四大名著 sì dà míng zhù) Bag. 6

 

KEBAJIKAN (De 德) -  Sastra adalah perantara penting bagi peradaban ma­nusia, terutama novel yang merupakan suatu bentuk seni yang disukai oleh masyarakat. Manusia itu datang dari mana? Dan akan pergi kemana?

Mengapa dikatakan dewasa ini sedang berada pada masa akhir dharma (akhir zaman)? Masalah yang kelihatan sederhana ini, tetapi sudah terkandung makna yang amat sangat mendalam.

Di bagian artikel sebelumnya telah disampaikan bahwa novel "Xi You Ji" (西遊) atau "Perjalanan ke Barat" (Journey to the West) karangan Wu Cheng'en tahun 1592, melukiskan sebuah cerita kultivasi yang utuh.

Di dalam kisah itu ter­dapat sebuah kalimat yang paling bermakna, pada bab ke-64, yang berjudul "Di Bukit Jingji (Duri) Samcheng Berupaya, di Kuil Muxian (Dewa Kayu) Pendeta Tong Membahas Syair".

Di dalam bab yang paling bermakna tersebut Wu Cheng'en menulis ungkapan "Sulit memperoleh tubuh manusia, sulit terlahirkan di Tiongkok, sulit menemui Zheng Fa (pelurusan hu­kum alam semesta), Bersyukurlah jika bisa mendapatkan ketiganya".

Kalimat tersebut hampir tidak ada hubungannya sama sekali dengan tulisan di bagian depan mau­pun bagian belakang cerita. Penu­lis meminjam mulut Pendeta Tong untuk mengucapkan kalimat tersebut, benar-benar telah mengutarakan se­buah ketulusan hatinya menuliskan buku karya ini, benar-benar telah mencurahkan kesungguhan hatinya.

Kita selama ini sedang mem­bahas makna sesungguhnya dari 4 novel klasik Tiongkok yang terke­nal. Dirangkum dengan realita hari ini, mungkin kita baru bisa menguraikan makna terdalam yang akan diungkapkan oleh 4 karya terkenal yang selama ini kurang bisa dipa­hami oleh masyarakat.

Masyarakat zaman sekarang disebut sebagai "akhir dharma" oleh sang Buddha Sakyamuni. Apakah itu "akhir dharma"? Adalah di saat moral umat manusia merosot di semua lini. Mari kita padukan dengan novel Shui Hu Zhuan (Ba­tas Air), untuk melihat taraf kemerosotan moralitas umat manusia.

Para pembaca "Batas Air" tentu benar-benar sudah jelas dengan semua sepak terjang para mantan peram­pok di dalam karya tulis tersebut. Pemahaman masyarakat terhadap perampok memiliki data pembanding tertentu. Zhang Jue, pemimpin pasukan Serban Kuning yang mem­berontak di akhir zaman Dinasti Han pada abad ke-2, yaitu tahun 184. Huang Chao, pemimpin pembe­rontakan petani terkenal pada akhir Dinasti Tang.

Pemberontakannya yang berlangsung selama satu dekade yakni pada tahun 875-884 pada akhirnya berhasil ditumpas oleh pemerintah Tang, namun Dinasti Tang sendiri mengalami kemunduran drastis sesudahnya, hingga akhirnya runtuh pada tahun 907.

Selain itu, Hong Xiuquan, tokoh yang memimpin pemberontakan Taiping pada tahun 1851-1864 terhadap Dinas­ti Qing. Ia menyebut dirinya sebagai "Raja Surga" dan "saudara" dari Yesus Kristus.

Para peram­pok zaman dulu dalam operasional mereka mempunyai acuan dasar. Mereka pun paham, jika melampaui acuan dasar dari "Aturan Etika" mereka, maka mereka akan kesu­litan dalam memimpin anak buahnya.

Seperti Bendera Kuning Aprikot bertuliskan "Melaksanakan Keadilan demi Langit" yang diusung oleh kelompok pendekar, yang notabene mantan perampok, yaitu Liang Shan Bo (Rawa-rawa gunung Liang) dari kisah Shui Hu Zhuan melambang­kan hal tersebut.

Zhang Qing dan Sun Erniang (dalam kisah Shui Hu Zhuan/Batas Air) menjual bakpao berisikan daging manusia, mereka juga meng­hindari orang "berderajat rendah" (yang senasib dengan mereka), termasuk terhadap orang yang di­hukum "buang" diberikan pengam­punan. Setidaknya mereka meng­gunakan obat pembius terhadap korbannya, agar setelah orang terse­but tidak sadarkan diri baru dijagal. Salam kebajikan (epochtimes)


                                                      SELESAI

Akhir Dari Orang Yang Menghina Gurunya


KEBAJIKAN (De 德) -  Dahulu kala di daerah Jiang Xi ada seorang pelajar bernama Wei Xia Chang, semasa muda sangat giat belajar, namun nasibnya tidak begitu baik, setiap kali ujian selalu gagal. Kini umurnya sudah tua, hanya bisa menerima beberapa orang murid di desanya dan mengajar untuk mempertahankan hidup.

Salah satu muridnya bernama Zhu Fu Xin, sangat disukai banyak orang. Anak ini berusia 12 tahun, tak hanya pintar dan lincah, juga memiliki tekad kuat selalu maju. Ia adalah anak dari teman baik Xia Chang yang telah meninggal dengan meninggalkan seorang istri dan seorang anak. 


Kondisi hidup mereka sangat memprihatinkan, tidak mampu menyekolahkan anaknya. Mengetahui hal ini, Xia Chang menyekolahkan anak itu, ia pun sering memberi uang pada hari raya atau Imlek untuk membantu mereka.

Fu Xin sangat pintar dan rajin belajar, tak berapa tahun pengetahuannya mengalami kemajuan pesat. Ia hafal semua kitab klasik Ru Jiao (Agama Khonghucu) yang diajarkan gurunya, bahkan tak pernah dilupakan.

Usia 17 tahun, Fu Xin masuk sekolah formal, usia 20 tahun ia berhasil mengikuti ujian tingkat perdesaan. Tapi ketika berhasil lulus ujian menjadi xiucai (sarjana), ia lupa didikan gurunya, ia menjadi sombong, tak hanya memandang remeh teman-teman sekolahnya, gurunya pun tidak dianggap. 


Setelah berhasil lulus menjadi xiucai, ia seharusnya langsung pergi ke tempat tinggal guru untuk berterima kasih, namun ia tidak melakukannya. Saat naik kereta kuda melewati rumah gurunya, ia juga tidak turun untuk melihat gurunya.

Suatu hari di sekitar tempatnya tinggal ada seorang yang cukup berpengaruh di desa merayakan pesta ulang tahun, ia mengundang orang-orang ternama di tempat itu untuk makan-makan di rumahnya, termasuk Xia Chang dan Fu Xin. 


Karena Fu Xin baru lulus ujian perdesaan, maka dengan hormat dan sungkan ningrat desa itu mengundangnya duduk di tempat duduk utama. Kebetulan Xia Chang duduk di bagian paling belakang. 

Menurut aturan, kalau makan bersama guru, walaupun di undang untuk duduk di tempat utama, seharusnya juga mengundang guru untuk duduk di tempat utama. Akan tetapi, Fu Xin tidak mengundang gurunya, bahkan ia makan minum dan menyombongkan diri sendiri. 

Melihat sikap Fu Xin yang sangat kurang ajar dan tak tahu diri, Xia Chang tidak bisa menahan emosi, langsung memarahi muridnya di hadapan orang-orang, "Fu Xin, Anda adalah murid saya, mengapa menghina dan memandang remeh Guru sampai begini?"

Mendengar ini, Fu Xin mengeluarkan suara dari hidung dan berkata, "Hehh, dulu Anda Guru, saya murid, sekarang saya adalah xiucai, sedangkan Anda siapa?" sambil berkata dengan rasa puas ia melirik ke orang banyak, selanjutnya berkata lagi, "Si tua bangka, Anda seharusnya menyalahkan diri sendiri tak berusaha maju, jangan terlalu memandang berat tata krama dan status antara guru dan murid, sekarang saya sudah bukan murid Anda lagi." 


Sikap Fu Xin yang sangat keterlaluan membuat Xia Chang sakit hati. Sebenarnya Xia Chang ingin menyampaikan beberapa pesan, namun karena suasana sangat ramai, ia mengurungkan niatnya karena akan semakin mempermalukan dirinya. Oleh karena itu, dengan sangat marah ia meninggalkan tempat perjamuan, tamu-tamu yang di undang juga menganggap Fu Xin terlalu sombong dan tidak sopan.

Tiba di rumah, semakin dipikir Xia Chang semakin sakit hati sampai jatuh sakit. Sambil berbaring di ranjang, dengan tenang ia berpikir "walaupun Zhu Fu Xin tidak tahu membalas budi dan tidak sopan, tetapi apa yang dikatakannya bahwa saya tak berusaha maju juga tidak salah! 


Dulu mengalami beberapa kegagalan saat mengikuti ujian sehingga putus asa dan kecewa, bukankah ini membuktikan bahwa saya tidak berusaha maju? Mengapa saya tak berusaha lebih giat lagi mengikuti ujian agar mendapatkan reputasi yang baik?"

Setelah sembuh, Xia Chang bertekad giat belajar sampai lupa makan lupa tidur. Akhirnya ia benar-benar lulus ujian menjadi xiucai, namun umurnya sudah 68 tahun. Sedangkan Fu Xin masih muda dan sedang dalam masa kejayaan, dengan lancar ia lulus ujian kerajaan tertinggi, sehingga menjabat sebagai kepala pejabat Kabupaten Pingle, di Guangdong.

Setelah lulus menjadi xiucai, Xia Chang belum puas, dengan tekun dan giat belajar, akhirnya ia pergi ke ibu kota untuk mengikuti ujian dan berhasil dalam waktu singkat. Ia juga lulus dalam ujian tingkat propinsi. 


Saat itu, di sepanjang laut ada sekelompok bajak laut yang selalu mengganggu dan merampok rakyat, membuat semua pejabat kota pusing, tetapi tak ada satu pun pejabat menemukan cara memberantas para bajak laut tersebut. Kemudian Kaisar mengeluarkan sebuah titah yang berbunyi, "Bagi siapa yang menemukan cara memberantas bajak laut, akan mendapat hadiah besar." 

Kebetulan Xia Chang sangat mengerti tentang bajak laut, ia menemukan cara mengendalikan dan menghadapi bajak laut. Rencana ini benar-benar membuat bajak laut menghilang dalam waktu singkat. 

Mengetahui hal ini, kaisar sangat senang. Selain menghadiahkan Xia Chang banyak emas permata, juga mengangkatnya menjadi utusan pengawal kerajaan dan mengutusnya melakukan inspeksi dan memeriksa urusan politik di daerah Guangdong.

Tak lama setelah Xia Chang menduduki jabatannya, kepala pejabat Kabupaten Pingle didakwa dan dipenjara karena tuduhan korupsi. Berdasarkan peraturan hukum, kasus ini harus diperiksa dan diputuskan oleh utusan pengawal kerajaan. 


Xia Chang menerima dan menangani kasus ini, ia sangat kaget ternyata terpidana adalah muridnya sendiri. Ketika Xia Chang membawa Fu Xin keluar dari penjara untuk diperiksa, Fu Xin berlutut di lantai dan begitu menengadah, ia sangat kaget dan mukanya menjadi pucat. 

Dalam hati berkata, "Celaka! Dulu saya melupakan budi dan kebaikan, saya juga sangat keterlaluan pada saat perjamuan itu. Sekarang, beliau pasti dendam dan akan menjatuhkan putusan kesalahan yang berat." 

Sebenarnya, Xia Chang marah akan kelakuan Fu Xin, tetapi ia tetap mencari bukti-bukti yang bisa membantu muridnya. Akhirnya, Fu Xin divonis tidak bersalah dan dibebaskan, tetapi ia dipecat dari jabatannya.

Xia Chang menangani kasus dengan adil, bersih dan jujur. Ia pun mendapat penghargaan dari Kaisar, kedudukan semakin tinggi hingga mencapai tingkat pejabat tinggi Kementerian Tata Cara. Setelah berhasil, beliau pun mengundurkan diri.

Pada usia 80 tahun, Xia Chang meminta izin untuk pulang ke kampung halamannya, Kaisar langsung membuat sebuah syair sebagai tanda penghargaan, juga mengadakan sebuah perjamuan besar untuk mengantar kepergiannya. Para pejabat berkumpul dari berbagai daerah, acaranya luar biasa meriah. 


Semua orang yang mengenalnya datang untuk mengucapkan salam perpisahan dan mengantar kepergiannya. Fu Xin juga hadir sebagai murid, melihat Gurunya sangat menghormatinya, tak ada hawa kesombongan yang memandang hina dan meremehkan orang lain.

Di saat makan, semua orang sangat sungkan dan saling mengalah memberikan tempat duduk, ada seorang tamu yang juga hadir saat ningrat desa mengadakan perjamuan dan mendengar Fu Xin mengeluarkan kata-kata yang kasar dan sombong pada gurunya. dulu, melihat Fu Xin duduk satu meja dengannya maka ia meniru kata-katanya dulu, "Hai! Dulu anda guru, saya murid, sekarang saya adalah pejabat tinggi kerajaan, anda bagaimana?" 


Seketika Fu Xin merasa sangat menyesal dan malu, mukanya merah, bermandikan keringat, dengan rasa malu ia langsung pergi sebelum perjamuan selesai.

Nah sobat, Orang seperti Zhu Fu Xin, akan dipandang hina seumur hidupnya, merasa dirinya hebat, sombong, berani memandang rendah dan menghina guru yang susah payah mendidiknya. 


Harus diketahui guru adalah orang yang paling berjasa bagi kehidupan kita setelah orang tua kita. Guru adalah senior sama seperti orang tua kita, bagaimana boleh tidak sopan pada senior atau orang tua? Jika tak tahu akibat dari tidak menghormati Guru dan menjunjung tinggi Dao atau Jalan Suci, maka akan mengalami akhir yang tragis. 

Oleh karena itu, jangan sekali-kali bersikap seperti Fu Xin. Sebagai murid, harus hormat kepada guru, harus sopan kepada orang tua atau yang lebih senior, baru bisa menjadi seorang murid dan manusia yang baik dan tahu membalas budi. Salam kebajikan

Pepatah Cina

Cinta

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2014. Kebajikan (De 德) - All Rights Reserved
Template Created by Kebajikan (De 德) Published by Kebajikan ( De 德 )
Proudly powered by Blogger