|
Welcome To My Website Kebajikan (De 德)......KEBAJIKAN ( De 德 ) Mengucapkan Xin Nian Kuai Le (新年快乐) 2571 / 2020...Xīnnián kuàilè, zhù nǐ jiànkāng chángshòu, zhù nǐ hǎo yùn..Mohon Maaf Blog ini masih dalam perbaikan....Dalam era kebebasan informasi sekarang, hendaknya kita dapat lebih bijak memilah, mencerna dan memilih informasi yang akurat. Kami menempatkan kepentingan pembaca sebagai prioritas utama. Semangat kami adalah memberikan kontribusi bagi pembaca agar dapat meningkatkan Etika dan Moral dalam kehidupan serta meningkatkan Cinta kasih tanpa pamrih pada sesama baik dalam lingkup lingkungan sekitar maupun lingkup dunia dan menyajikan keberagaman pandangan kehidupan demi meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap kehidupan. Tanpa dukungan Anda kami bukan siapa-siapa, Terima Kasih atas kunjungan Anda

Sabtu, 13 Februari 2016

Ada Kisah Manis di Balik Pasangan Prom Ini

 


KEBAJIKAN ( De 德 ) Janji setia yang dibuat memang sudah seharusnya selalu ditepati. Sekalipun janji itu dibuat bertahun-tahun lalu, tetap saja sebisa mungkin harus dipenuhi. Seperti yang dilakukan Ben Moser ini.

Ben Moser, ketika duduk di bangku kelas 4 SD selalu berusaha melibatkan dan mengajak Mary Lapkowicz untuk mengikuti berbagai permainan dan aktivitas bersama. Dilansir dari pennlive.com, guru SD mereka, Tracey Spogli berkata, "Dia selalu menjaganya setiap saat." Kalau Mary terlihat kurang nyaman atau tidak bisa mengikuti aktivitasnya dengan nyaman, Ben akan menghampiri dan mengajaknya bicara. Ben sangat perhatian dengan Mary.

"Kurasa Mary benar-benar keren. Dia manis dan gampang diajak bergaul," kata Ben. 

Mary pun punya kesan sendiri terhadap Ben, "Dia manis dan baik hati."
Ben dan Mary
Lisa Moser, ibu Ben tadinya sama sekali tak tahu hubungan istimewa yang dimiliki anaknya dengan Mary. Barulah di akhir tahun ajaran kelas 4 itu Lisa menyadari kalau putranya punya perhatian khusus pada Mary.

Di saat yang hampir bersamaan, Ben sempat melihat acara prom sepupunya. Kemudian dia bilang ke ibunya kalau dia akan mengajak Mary ke prom suatu saat nanti.

Sayangnya, saat kelas enam Mary pindah ke distrik sekolah Central Dauphin tempat ayahnya bekerja sebagai guru Matematika. Saat Mary masuk SMA, dia membantu pekerjaan ayahnya di tim sepakbola sekolah sebagai manajer perlengkapan. Sementara itu, Ben juga bergabung di tim sepakbola di Susquehanna sebagai pemain gelandang.

Ben dan Mary di Pesta Prom
Saat Susquehanna dan Central Dauphin bertanding tahun lalu, Ben dan Mary kembali bertemu. Ben pun langsung teringat dengan janji yang pernah ia buat saat kelas 4 SD dulu.

Mary sama sekali tak menyangka kalau Ben mengajaknya pergi ke pesta prom. Ben menyiapkan balon dan menuliskan "prom" di balon tersebut. "Aku terkejut," kata Mary sambil tersenyum. "Tadinya aku akan pergi dengan teman-temanku."

Kini, Mary sangat bahagia bisa pergi ke pesta prom bersama Ben. Dengan gaun dan setelan berwarna lavender lembut, keduanya tampak begitu manis dan serasi.

Ben dan Mary
Sementara itu, dilansir dari eonline.com, orang tua dan saudara Mary sangat bersyukur dan bahagia Ben sangat perhatian pada Mary. "Banyak anak-anak SD yang menjauhi saudaraku Mary atau menganggap Mary aneh karena ia mengidap Down syndrome. Tapi Ben tidak. Dia selalu menjaganya," tulis Tom Lapkowicz di Facebook.

Tujuh tahun lalu Ben membuat janji. Kini janji itu benar-benar ia tepati. Sungguh seorang laki-laki sejati, ya Sobat. Salam kebajikan (Sumber)

Tidak ada komentar:
Write komentar