KEBAJIKAN ( De 德 ) - Orang yang kurang bisa berkomunikasi, kurang mampu dalam menyampaikan pendapatnya, hanya menyampaikan sepatah atau dua patah kalimat bahkan cenderung memilih diam. Orang-orang ini kemudian disebut ‘si raja diam’. Namun, orang yang terlalu pandai berbicara dengan topik yang tidak berelevansi atau terlalu menekankan pendapatnya sendiri, sering membuat orang yang diajak bicara merasa sebal …. Akibatnya mereka berusaha untuk menghentikan percakapan ingin secepatnya mengakhiri pembicara.
Di bawah ini terdapat 6 cara yang tidak perlu membuka mulut tetapi efektif untuk mengakhiri pembicaraan dengan orang seperti itu.
1. Metode pengakuan yang berlebihan
Setujui saja setiap ucapannya serta perkuat anggukan kepala sampai ia mengakhiri pembicaraan.
2. Metode mendekati dengan senyuman
Dengan menempel badan pembicara secara bertahap sampai ia tidak lagi memiliki tempat gerak yang leluasa, lalu tunjukkan senyuman paling cemerlang Anda.
3. Metode ‘masuk kandang dengan berjalan mundur’
Segera meninggalkan tempat layaknya tidak terjadi apa-apa.
4. Metode ‘dicari’ orang
Menunjukkan seolah masih ingin mendengarkan pembicaraan, tetapi Anda berpura-pura seolah ‘dicari’ orang untuk pergi dari sana. Membuat solusi sama-sama menang.
5. Perenggangan anggota tubuh
Dengan menggerakan anggota tubuh seolah untuk memperlancar peredaran darah setelah ‘sekian lama’ mendengar celoteha pembicara, lalu memanfaatkan kesempatan untuk meninggalkannya.
6. Metode permainan sulap “Menghilang”
Agar tidak diketahui oleh lawan bicara, sebaiknya belajar terlebih dahulu teknik ‘menghilang’. Anda pura-pura ke toilet, trus kabur tak kembali lagi, dapat Anda manfaatkan untuk meninggalkan pembicara ketika Anda sudah tidak tahan lagi dengan topik dialog. Salam kebajikan (Sumber)
Tidak ada komentar:
Write komentar