|
Welcome To My Website Kebajikan (De 德)......KEBAJIKAN ( De 德 ) Mengucapkan Xin Nian Kuai Le (新年快乐) 2571 / 2020...Xīnnián kuàilè, zhù nǐ jiànkāng chángshòu, zhù nǐ hǎo yùn..Mohon Maaf Blog ini masih dalam perbaikan....Dalam era kebebasan informasi sekarang, hendaknya kita dapat lebih bijak memilah, mencerna dan memilih informasi yang akurat. Kami menempatkan kepentingan pembaca sebagai prioritas utama. Semangat kami adalah memberikan kontribusi bagi pembaca agar dapat meningkatkan Etika dan Moral dalam kehidupan serta meningkatkan Cinta kasih tanpa pamrih pada sesama baik dalam lingkup lingkungan sekitar maupun lingkup dunia dan menyajikan keberagaman pandangan kehidupan demi meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap kehidupan. Tanpa dukungan Anda kami bukan siapa-siapa, Terima Kasih atas kunjungan Anda

Minggu, 05 Juni 2011

Bukan Takut Yang Lain Dapat Tahu, Tapi Yang Diatas Tahu

 

Di era Yongzheng dari Dinasti Qing, ada orang bernama Ye Chunren. Ia adalah seorang pejabat pemerintah selama lebih dari tiga puluh tahun di mana ia tetap tidak rusak dan disiplin. Ketika ia mengundurkan diri dari jabatannya, bawahannya melihat dia pergi dengan mengirimkan dia perahu. Namun, perahu tidak datang sampai gelap dan bulan tinggi. Ternyata mereka sebagai petugas telah menyiapkan perahu sebagai hadiah perpisahan baginya.
Mereka sengaja menunggu sampai saat itu gelap, sehingga orang lain tidak akan melihatnya. Ye Chunren menolak karunia dengan menulis sebuah puisi, mengatakan
Pada tengah malam, dengan bulan cerah dan angin sejuk
Sebuah hadiah perahu perpisahan datang terlambat
Saya menghargai perhatian Anda, tapi aku harus kembali perahu
Tidak takut yang lain dapat tahu, tapi saya yang tahu
"Tidak takut yang lain dapat tahu, tapi saya yang tahu" adalah semangat kontrol diri. Ia mengatakan orang yang satu dapat mengontrol dan berperilaku diri dengan mengikuti aturan-aturan tertentu. Dalam kebudayaan Cina tradisional orang stress "tidak untuk berbuat jahat dalam ruangan gelap," yang berarti bahwa meskipun tak seorang pun akan tahu tentang hal itu jika kita melakukan perbuatan salah, kita masih harus mengikuti standar moral kita. Orang-orang yang percaya pada dewa-dewa dan surga yakin, bahwa setiap pikiran dan setiap gerakan kita sedang diamati.

Tidak ada komentar:
Write komentar