|
Welcome To My Website Kebajikan (De 德)......KEBAJIKAN ( De 德 ) Mengucapkan Xin Nian Kuai Le (新年快乐) 2571 / 2020...Xīnnián kuàilè, zhù nǐ jiànkāng chángshòu, zhù nǐ hǎo yùn..Mohon Maaf Blog ini masih dalam perbaikan....Dalam era kebebasan informasi sekarang, hendaknya kita dapat lebih bijak memilah, mencerna dan memilih informasi yang akurat. Kami menempatkan kepentingan pembaca sebagai prioritas utama. Semangat kami adalah memberikan kontribusi bagi pembaca agar dapat meningkatkan Etika dan Moral dalam kehidupan serta meningkatkan Cinta kasih tanpa pamrih pada sesama baik dalam lingkup lingkungan sekitar maupun lingkup dunia dan menyajikan keberagaman pandangan kehidupan demi meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap kehidupan. Tanpa dukungan Anda kami bukan siapa-siapa, Terima Kasih atas kunjungan Anda

Sabtu, 23 Agustus 2014

Sebuah Ember Bocor

 

  

KEBAJIKAN ( De 德 ) -  Seorang petani memiliki dua tong ember, setiap hari ia pergi ke sungai menimba air dengan sebuah pikulan. Di antara kedua tong ember itu ada satu yang bocor, karena itu setiap kali saat tiba di rumah, isi ember ini selalu hanya menyisakan separuh airnya saja, sedangkan ember air yang satunya lagi selalu penuh isinya.

Demikianlah, selama 2 tahun, dari hari ke hari, si petani hanya bisa menimba satu setengah ember air setiap hari dari sungai.

Ember yang sempurna tanpa celah itu sangat bangga dengan dirinya yang utuh sempurna dan tanpa cacat, dan tentu saja ember yang bocor itu merasa sangat malu dengan kekurangan dan ketidakmampuan dirinya dalam melaksanakan tugasnya itu.

Setelah 2 tahun mengalami kegagalan itu, suatu ketika di sungai, ember yang pecah itu akhirnya memberanikan diri bertanya pada si majikan, “Saya merasa sangat menyesal, sebab di sebelah saya ini ada lubangnya, bocor di sepanjang jalan, dan hanya bisa memikul setengah ember ke rumah.”

Si petani itu lalu menjawabnya, “Apa kamu telah perhatikan? Di sepanjang jalan sebelahmu itu telah tumbuh banyak bunga, sedangkan di sebelah lainnya tidak ada bunga? Sejak awal saya sebenarnya sudah mengetahui kamu bocor, karena itu di sepanjang jalan sebelahmu itu (yang bocor) saya menaburkan bibit bunga.

Dan setiap hari dalam perjalanan menuju ke rumah sambil memikul air itu, kamu telah menyirami mereka, selama 2 tahun ini, setiap kali saya melewati pinggir jalan itu memetik bunga segar untuk menghiasi meja makan. Jika bukan dikarenakan kekurangan yang kamu maksudkan itu, lalu bagaimanakah saya bisa mempunyai bunga yang demikian segar dan indah untuk menata dan menghiasi rumah saya?”

Seumpamanya diri setiap orang dari kita ini adalah ember yang bocor itu, maka masing-masing pasti memiliki kekurangan dan ketidaksempurnaan. Seandainya kita menaruh sebuah hati yang lapang, tahu bagaimana mendapati kelebihan atau keistimewaan orang lain, bahkan bisa memanfaatkan kelebihan dan menutupi kekurangan kita. Maka kehidupan kita pasti akan semakin bermakna.

Oleh karena itu, mulai  hari ini selalulah berpikir dan berkata baik, serta berbuat baik.  Dengan demikian Anda akan menjadi insan yang baik. Siapapun Anda, senantiasa bagikan kebaikan pada sekitar Anda.  Salam kebajikan 

Tidak ada komentar:
Write komentar