|
Welcome To My Website Kebajikan (De 德)..Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H....Dalam era kebebasan informasi sekarang, hendaknya kita dapat lebih bijak memilah, mencerna dan memilih informasi yang akurat. Kami menempatkan kepentingan pembaca sebagai prioritas utama. Semangat kami adalah memberikan kontribusi bagi pembaca agar dapat meningkatkan Etika dan Moral dalam kehidupan serta meningkatkan Cinta kasih tanpa pamrih pada sesama baik dalam lingkup lingkungan sekitar maupun lingkup dunia dan menyajikan keberagaman pandangan kehidupan demi meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap kehidupan. Tanpa dukungan Anda kami bukan siapa-siapa, Terima Kasih atas kunjungan Anda
Home » » Jangan Buang - Buang Waktu

Jangan Buang - Buang Waktu

Written By Kebajikan ( De 德 ) on Sabtu, 18 Maret 2017 | 12.55


KEBAJIKAN ( De 德 )Waktu itu sangat berharga, jangan buang-buang waktu dengan serampangan. Waktu itu sangat bernilai, jangan sia-siakan waktu dengan sembarangan. Waktu itu sangat bermanfaat, jangan hambur-hamburkan waktu dengan aktivitas yang tidak berguna.

Waktu itu berharga. Menanam jagung, waktunya sangat singkat, hanya beberapa bulan sudah panen. Namun nilai jualnya murah. Menanam durian, waktunya sangat lama, perlu waktu bertahun-tahun untuk panen. Namun nilai jualnya sangat tinggi.

Waktu itu bernilai. Jika mengambil kuliah D3, cuma butuh tiga tahun untuk tamat. Namun jabatan dan jenjang karir pasti terbatas, hanya senilai gelar D3 saja. Jika mengambil kuliah S1, butuh waktu hingga lima tahun untuk tamat. Namun jabatan dan jenjang karir akan jauh lebih terbuka, senilai gelar S1. Banyak orang terhambat karirnya karena belum memiliki gelar S1.

Waktu itu bermanfaat. Apapun yang dikerjakan dengan benar dan sungguh-sungguh, pasti akan memiliki nilai kemanfaatan, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain.

Memelihara ikan, unggas atau hewan ternak membutuhkan waktu agar hasilnya dapat dinikmati. Memelihara sayuran, palawija, bunga atau buah-buahan membutuhkan waktu agar hasilnya dapat dipanen.

Menyembuhkan penyakit, membutuhkan waktu agar tubuh dapat pulih kembali. Belajar dan menuntut ilmu membutuhkan waktu agar memperoleh ijazah dan gelar.

Bekerja membutuhkan waktu agar mendapatkan penghasilan. Memupuk kebajikan memerlukan waktu agar bermanfaat bagi orang lain. Beribadah membutuhkan waktu agar dapat diterima oleh Sang Pencipta. Semuanya membutuhkan waktu. Tidak ada yang dapat dilakukan jika waktu sudah habis.

Sobatku yang budiman...

Apa yang kita cari dalam hidup ini? Menumpuk harta sebanyak-banyaknya? Mencari kedudukan dan jabatan setinggi-tingginya? Jika semua itu sudah didapat, lantas apa lagi yang harus dilakukan kemudian?

Untuk apa semuanya jika hidup ini berada dalam ketergesaan, buru-buru karena ada yang diburu, berkompetisi untuk saling menghabisi, mendengki untuk saling mencaci maki, merendahkan untuk saling memakan, menghujat untuk berlomba berbuat bejat dan mendendam untuk saling menikam?

Sesungguhnya hidup itu adalah sebuah penantian, menunggu ajal kematian. Jangan sia-siakan waktu dengan terus menunggu. Jangan hambur-hamburkan waktu untuk memikirkan diri sendiri. Jangan buang-buang waktu hanya untuk menikmati kehidupan duniawi dan bersekutu dengan kejahatan. Jangan menunda-nunda waktu untuk berbuat kebajikan.

Isilah waktu yang singkat ini dengan perbuatan baik serta menjalankan ibadah dan mengamalkan ajaran agama dengan santun. Sebab waktu itu tidak akan mungkin dapat berulang kembali, seperti apa yang kita mau. Salam kebajikan #firmanbossini
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011 - 2018. Kebajikan (De 德) - All Rights Reserved
Template Created by Kebajikan (De 德) Published by Kebajikan ( De 德 )
Proudly powered by Blogger