|
Welcome To My Website Kebajikan (De 德)..Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H....Dalam era kebebasan informasi sekarang, hendaknya kita dapat lebih bijak memilah, mencerna dan memilih informasi yang akurat. Kami menempatkan kepentingan pembaca sebagai prioritas utama. Semangat kami adalah memberikan kontribusi bagi pembaca agar dapat meningkatkan Etika dan Moral dalam kehidupan serta meningkatkan Cinta kasih tanpa pamrih pada sesama baik dalam lingkup lingkungan sekitar maupun lingkup dunia dan menyajikan keberagaman pandangan kehidupan demi meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap kehidupan. Tanpa dukungan Anda kami bukan siapa-siapa, Terima Kasih atas kunjungan Anda
Home » » Jangan Menilai Orang dari Penampilannya Saja

Jangan Menilai Orang dari Penampilannya Saja

Written By Kebajikan ( De 德 ) on Senin, 08 Mei 2017 | 14.24


KEBAJIKAN (De 德) Seperti arti pepatah “Jangan menilai buku dari sampulnya”. Penampilan bisa sangat menipu. Cerita berikut adalah tentang seorang wanita muda yang melakukan kesalahan bodoh ini.

Nona Li memiliki berja di sebuah restoran yang mewah. Para tamu kaya yang murah hati datang memberi uang tips lebih dari beberapa ratus yuan. Ia sangat bangga dapat bekerja di restoran tersebut; Li sangat menikmati dapat berkumpul dengan orang kaya. Ia pun sangat bangga akan dirinya — yang cantik dan langsing, ia pikir ada kesempatan baik untuk hidup yang baik.

Suatu hari, seorang laki-laki tua dengan penampilan yang lusuh dan kumal berjalan memasuki sebuah restoran. Li tersenyum sinis atas penampilan laki-laki tua tersebut yang tampak seperti turis yang baru tiba di kota dan kemungkinan tidak mempunyai banyak uang. Laki-laki tua itu berkata: ”Tolong sajikan saya segelas air.”

Li menjawab: “Kami tidak mempunyai air. Kami hanya menjual arak dan minuman selain air putih. Silahkan Anda pergi bila Anda tidak mau makan. Di sini bukan tempat untuk Anda. Anda tidak mempunyai uang! Jangan buang waktu kami. Pergi sekarang.” Laki-laki tua itu pun pergi sambil berkata: “Jangan bersikap kasar dengan orang lain, Anda pasti akan menyesal suatu hari.”

Manajer restoran mengumpulkan stafnya pada keesokan paginya dan berkata: “Direktur baru akan datang hari ini. Pastikan kalian lakukan yang terbaik.” Mendengar berita tersebut, Li melihat dandannya dan berkata pada dirinya: “Jika saya memberi kesan yang baik, maka saya pasti akan naik jabatan!”

Sebuah mobil mewah berhenti di depan restoran. Seorang laki-laki tua memimpin sebuah rombongan memasuki restoran tersebut. Semua orang memberi hormat membungkukkan badan dan tersenyum pada mereka yang datang, sambil berseru: “Selamat datang direktur baru!” Laki-laki tua tersebut menganggukkan kepalanya. Manajer restoran bertanya: “Apakah direktur baru ingin mengucapkan sepatah dua kata?” Semua orang mulai bertepuk tangan, tetapi saat Li melihat wajah sang direktur, ia berhenti bertepuk tangan.

“Bagaimana mungkin dia?” Direktur baru itu adalah laki-laki tua yang ia usir kemarin. Li dipecat dan menangisi diri sendiri atas apa yang telah ia perbuat. Salam kebajikan (Sumber)
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011 - 2018. Kebajikan (De 德) - All Rights Reserved
Template Created by Kebajikan (De 德) Published by Kebajikan ( De 德 )
Proudly powered by Blogger